in , , ,

Untuk menembus ‘starting eleven’ SPFC, Genta Alparedo wajib Semangat Kerja Keras, Mental, Fisik dan ikuti Strategi Pelatih

Semen Padang FC

Genta Alparedo, paling kanan, sebelum meulai latihan dengan tim SPFC/tangkapan layar Media SPFC

Padang, bolabeten – Berlatihnya lagi skuad Semen Padang FC setelah vakum ulah terhentinya kompetisi PSSI musim 2020 karena Covid-19, menghadirkan spirit baru untuk klub berjulukan Kabau Sirah ini.

Tak terkecuali bagi Genta Alparedo (19 tahun/Okt 2001), satu nama di antara pemain muda lainnya, M. Fadhil Adhitya Aksah (18 tahun/Okt 2002), M. Amar Prayogi (19 tahun/Juli 2001), Yoga Noviandre (20 tahun/Nov 2000), Aulia Hidayat (21 tahun/Mei 1999), Rendy Oscario (21 tahun/Okt 1998), Amin Rais Ohorella (22 tahun/April 1998) dan Achmad Iqbal Bachtiar (22 tahun/Mei 1998), yang terdaftar dalam 26 pemain Semen Padang FC (SPFC) di Liga 2 2020 sekarang.

Genta yang promosi dari tim Elite Pro Academy (EPA) SPFC, bersama Yoga Noviandre, merupakan perwakilan anak muda Sumatera Barat (Sumbar) yang dapat kepercayaan menghuni tim senior di musim ini. Keduanya menambah kumpulan pemain Sumbar, Rudi, Novrianto, Rosad, di SPFC Liga 2 2020. .

Kepada bolabeten.com, Genta mengungkapkan suasana hatinya karena tim telah berkumpul dan berlatih bersama kembali untuk persiapan lanjutan kompetisi yang tertunda sejak Maret lalu.

“Iya, sudah berlatih lagi dengan tim. Alhamdulillah.. bersyukur bisa latihan teratur lagi,” katanya, Senin sore (7/9).

Ia mengaku sangat bersemangat dengan berlanjutnya Liga 2 2020, pertengahan Oktober. Fokusnya tercurah penuh mengikuti agenda latihan dua kali sehari SPFC yang sementara waktu dikendalikan Weliansyah, asisten pelatih.

Pemain berkaki kidal yang memakai jersey bernomor 88 peninggalan Irsyad Maulana, mengaku wajib kerja keras dan serius memanfaatkan kesempatan besar dalam menjawab kepercayaan manajemen, masuk skuad senior.

“Insya Allah, kerja keras. Karena untuk masuk tim inti, line-up ataupun starting eleven mendapatkannya tidak mudah. Belajar banyak dengan pemain senior dan berpengalaman di tim sekarang. Harus dengan semangat kerja keras, mental, fisik dan ikuti strategi pelatih,” ulasnya.

Genta menyebutkan tekadnya bermain habis-habisan jika pelatih menilainya layak masuk line-up di babak penyisihan grup D, yang bermain di Medan.

“Doakan.. bisa maksimal di Liga 2 ini. Apalagi Piala Dunia U-20 tahun depan tuan rumahnya negara kita. Semua pemain muda tahun ini ingin sekali memakai jersey Timnas U-19. Bermain di Piala Dunia.. Aamiin,” tutup Genta mengakhiri pembicaraan.

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Evaluasi permainan versus Bulgaria, Shin Tae-yong harapkan Timnas Indonesia U-19 tingkatkan kualitas kontra tuan rumah Kroasia

Eks. Semen Padang Football Academy 2014-2017 ini optimis Persijap Jepara lolos dari kepungan tim mapan Grup D