in , ,

Infografis: Roller Coaster Semen Padang FC 10 Tahun Terakhir

Padang, bolabeten – Semen Padang Fc, dalam satu dekade terakhir mengalami pasang surut prestasi. Ibarat roller coaster, grafik capaian “Kabau Sirah” selalu naik turun. Inkosistensi yang terus terjadi dari musim ke musim.

sebenarnya tidak terlalu buruk, setelah promosi ke Indonesia Super League musim 2009/2010, musim berikutnya malah berhasil meraih posisi 4 ISL. Capaian luar biasa bagi sebuah tim promosi.

Musim 2012 Semen Padang beralih ke Indonesia Premier League, dan tampil sebagai juara. Bonusnya adalah mewakili Indonesia ke Piala AFC 2013. Hebatnya Semen Padang FC mampu lolos sampai ke babak 8 besar kompetisi level Asia itu. Tapi di tahun itu kompetisi domestik justru terhenti di tengah jalan.

Tahun 2014, capaian Semen Padang juga cukup bagus. Kembali ke ISL, skuad asuhan Jafri Sastra berhasil lolos ke babak 8 besar. Musim berikutnya, karena Federasi sepakbola Indonesia di banned FIFA, kompetisi kembali terhenti.

Begitupun musim 2016, belum ada kompetisi resmi. Indonesia Soccer Championship (ISC) A sebagai kompetisi pengganti, Semen Padang hanya menduduki posisi 8.

Kompetisi resmi kembali dimulai tahun 2017 dengan nama baru, Liga 1. Inilah era keluar masuk kasta tertinggi dialami Semen Padang FC. Musim itu Semen Padang FC langsung terdegradasi, dan harus berlaga di Liga 2 tahun 2018.

Bagusnya setahun di Liga 2, Semen Padang kembali promosi ke Liga 1, dengan status runner-up Liga 2 2018. Lagi-lagi hasil buruk di musim berikutnya, tahun 2019 menjadi tahun kelam Semen Padang karena hanya numpang lewat di kasta tertinggi dan harus kembali tergusur ke Liga 2.

Tahun ini, ditengah pandemi Covid-19 kompetisi terpaksa dihentikan. Restart Liga 2 yang dimulai 17 Oktober 2020, menjadi harapan Semen Padang untuk kembali ke kasta tertinggi.(*)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Merdeka.. Kobarkan Semangat Menolak Menyerah! Tim Usia Muda PSP Padang konsisten jalankan program persiapan musim 2020

Target lolos Liga 2 2021, Persikota Tangerang rekrut Eks. Semen Padang FC dan Solok FC