in , , ,

Gelandang Senior Semen Padang FC; Semua Pertandingan Liga 2 adalah Final

Padang, bolabeten – Gelandang senior Semen Padang FC, Rudi, menganggap peluang Semen Padang FC untuk meraih target lolos ke Liga 1 tetap terbuka lebar, walau berada di grup berat dalam fase grup. Karena itu Rudi bertekad akan bermain total untuk membantu Semen Padang untuk kembali ke habitatnya di Liga 1.

Menurut Rudi, perubahan format kompetisi Liga 2 2020, mempunyai sisi plus minus. Dengan sistem home turnamen, pertandingan yang lebih sedkit, sehingga tim dituntut tampil konsisten, fokus, dan bisa memaksimalkan hasil setiap pertandingan.

“Positifnya pertandingan lebih sedikit, peluang lolospun bisa lebih cepat asalkan kita bisa mememangkan pertandingan. Artinya, mau tak mau kita harus menjadikan setiap pertandingan sebagai final,”kata pemain asal Lawang tersebut kepada bolabeten, Selasa pagi.

Namun, Rudi juga mewaspadai grup D adalah grup yang cukup berat dan ketat persaingan untuk lolos ke fase berikutnya. Namun demikian, Rudi enggan pesimis karena Semen Padang juga tim yang cukup kempetitif, baik dari skuad pemain, motivasi, dan faktor pelatih.

“Mungkin akan ada sedikit keuntungan bagi tuan rumah, tapi secara umum semua tim yang ada di Grup ini tim yang bagus, dan tak ada pertandingan yang akan mudah. Butuh perjuangan dan kerja keras untuk mengambil kemenangan di setiap pertandingan.”ujar pemain yang sudah satu dasawarsa membela Semen Padang ini.

Khusus tentang tuan rumah PSMS medan, Rudi mengakui tim asuhan Philep Hansen itu mungkin yang lawan terberat bagi Semen Padang, jika dilihat statusnya sebagai tuan rumah dan materi pemainnya yang sarat eks pemain Liga 1. Tapi bukan berarti PSMS tak bisa dikalahakan.

“Ada perbedaan Liga 1 dan Liga 2 dalam cara bermain. Liga 2 lebih mengandalkan tenaga. Artinya siapa yang mau bertarung habis-habisan lebih berpeluang menang. Jadi, belum tentu status pemain Liga 1 menjadi jaminan membuat sebuah tim jadi lebih bagus. Wasapada dan mau bertarung, itu saja kuncinya.”beber mantan kaptan kapten Tim PON Sumbar 2008 ini..

Karena itu, Rudi selama masa libur pandemi covid-19 selalu menjaga kondisi dan tetap berlatih sendiri. “Bagiamanapun menjaga kondisi fisik adalah yang paling penting, apalagi sistem home turnamen membuat jarak per pertandingan sangat padat. Perlu fisik prima.”tutup Rudi.(*)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Rapat Tim Verifikasi dan Penilaian dari KONI Padang, ungkap Kriteria dan Penilaian Atlet, Pelatih dan Pembina Olahraga Penerima Penghargaan Haornas 2020

Manusia Tercepat di Dunia Dikabarkan Positif COVID-19, Berkemungkinan juga Menulari Bintang Manchester City