in , ,

Negara memanggil, Bek PSP Padang Liga 3 2017 temukan jalan ke Timnas Indonesia

ARIF SATRIA

ilustrasi : istimewa

Catatan : ADRIL MAHAPUTRA

Rilis resmi pemanggilan 29 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) Tim Nasional Senior Indonesia, persiapan tiga laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022, telah diumumkan oleh PSSI pada Selasa (21/7/2020)

Dari 29 nama itu, terselip diantaranya Arif Satria, bek tengah Persebaya Surabaya musim Liga 1 2020, eks. pemain Persela Lamongan kompetisi Liga 1 2019 dan 2018 dan eks. PSP Padang Liga 3 2017 zona Sumbar serta Persis GR di Babak Nasional Liga 3 2017.

Ia menjadi salah satu pemain debutan yang dipanggil PSSI ke TC Timnas kali ini. Kesempatan terbuka lebar. Arif, selangkah lagi akan mengenakan jersey merah berhiaskan Garuda di dada. Pemain yang bergelar Sarjana Keolahragaan Universitas Negeri Padang ini bakal catatkan sejarah menaiki tangga karir selaku pesepakbola nasional.

Tidaklah mengherankan jika di usia memasuki 24 tahun, pria asal Musi Rawas, Sumatera Selatan kelahiran September 1995 dilirik Shin Tae Yong untuk bergabung di Timnas Indonesia.

Kiprahnya cukup mumpuni pada tiga musim kompetisi kasta tertinggi PSSI. Muncul mengejutkan sebagai pemain bukan siapa-siapa dalam seleksi terbuka Persela Lamongan. Arif langsung didapuk Aji Santoso, pelatih Persela kala itu, masuk starting line-up. Kepercayaan Aji, terbayar. Sosoknya menyorot perhatian publik nasional. Berduet dengan Wallace Costa, Arif bemain apik, taktis dan kokoh dijantung pertahanan Persela.

Berdasarkan data dari Labbola, penyedia layanan statistik dan manajemen data, di musim pertama debut pofesional di Liga 1 2018. Ia adalah pemain pertama yang bisa mencatatkan 100 lebih clearances, 100 lebih interceptions, dan 50 lebih tackles.

Di akhir musim catatan Arif Satria adalah 137 clearances, 110 interceptions, dan 77 tackles. Bermain 32 kali dengan total 2880 menit. Ia pun sempat beberapa kali terpilih ‘man of the match’ di beberapa pekan laga Liga 1 2018.

Arif juga melesatkan sebiji gol di musim itu dan didapuk sebagai pilihan pemain muda terbaik Liga 1 2018 oleh Goal Indonesia. Labbola ikutan mengapresasi sebagai pemain muda terbaik. Namanya pun menggema di publik sepakbola nasional. Diapungkan pantas masuk Timnas Indonesia.

Di musim kedua bersama Persela, Liga 1 2019. Performa Arif sedikit mengalami hambatan di awal-awal kompetisi. Timnya terseok di lima pertandingan tanpa kemenangan. Imbasnya Aji Santoso mengundurkan diri dan digantikan Nilmaizar.

Perlahan, performa Arif kembali stabil. Bek bertinggi 185 cm ini masih pemain penting di lini pertahanan Persela hingga akhir musim. Bermain sebanyak 24 kali dengan 1849 menit bermain. Arif membuat sejarah dengan menciptakan gol spektakuler dari jarak jauh yang menghujam gawang Bali United, pada pekan ke-26 Liga 1 2019 di markas tuan rumah. Masuk dalam nominasi ‘Favorite Goal’ 2019 di ajang Indonesian Soccer Award.

Di akhir 2019, kerjasama Arif bersama Persela berakhir seusai kontrak 2 musimnya. Awal 2020, Persebaya berhasil mendapatkan tanda tangannya. Ia bertemu kembali dengan Aji Santoso, pelatih yang memberikan kesempatan besar di awal melakoni karir sepakbola profesional.

Bersama Persebaya, di partai pra-musim bertajuk Piala Gubernur Jatim, Arif langsung berkontribusi produktif lewat gol perdananya saat bertemu Madura United. Lanjut awal Liga 1 2020, Arif langsung bermain di pekan pertama Persebaya versus Persik Kediri, Sabtu (29/). Sayang, hasil akhir berbagi angka (1-1) di hadapan pendukung tim.

Pada laga kedua, Persebaya versus Persipura Jayapura. Arif duduk di bench cadangan, mengikuti taktik dan strategi Aji yang menurunkan duet Hansamu Yama dan bek muda Rizky Ridho di jantung pertahanan Persebaya. Tetapi, hasil buruk untuk Persebaya, kalah (3-4) dari tim tamu di Stadion Gelora Bung Tomo, Jum’at (13/3).

Seiring tuntasnya pekan ketiga Liga 1 2020, pandemi corona virus (Covis-19) mewabah. PSSI menghentikan kompetisi sesuai instruksi pemerintah. Termasuk Arif, semua pemain Persebaya pulang ke kampung halaman masing-masing.

Arif pulang ke Lubuk Linggau. Sambil menunggu lanjutan kompetisi, Ia tetap menjalani program latihan mandiri yang diberikan tim pelatih Persebaya.

Memasuki empat bulan jeda kompetisi sejak Maret lalu. Di pekan keempat Juli ini, kejutan menghampirinya. Panggilan bela negara diterima Arif untuk mengikuti TC Timnas Indonesia. Melalui surat PSSI no 1404/AGB/252/VII-2020 yang diterima sekretariat Persebaya pada Senin (20/7) sore, namanya tertera bersama Rachmat Irianto, Rivky Mokodompit dan Koko Ari untuk bergabung dalam TC Timnas Indonesia kali ini.

Mimpinya membela Timnas Indonesia siap-siap nyata. Usaha, kesabaran, doa dan ikhtiar yang tekun plus disiplin diri berbalas suka cita.

Namun, ini barulah permulaan. Ia tetap harus membuktikan diri dalam TC yang langsung dipimpin pelatih asing asal Korea Selatan, Shin Tae Yong, dimulai 23 Juli hingga 8 Agustus 2020, direncanakan di Stadion Madya, Senayan, Jakarta.

Alhamdulillah, minta doanya DA IL,” jawab Arif di pesan WA (WhatsApp) nya, Selasa malam (21/7/2020).

Kerja keraslah, Arif ! (*)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Panggil 29 Pemain, Shin Tae-yong Pimpin TC Timnas Senior Indonesia di Jakarta

Dua Mantan Kiper Semen Padang FC; Teja Paku Alam tak Dilirik, Rivki Mokodompit Dipanggil ke Timnas