in ,

UFC 257: Dipukul TKO Dustin Poirier, Conor McGregor Hanya Tinggal Mulut Besar

Abu Dhabi, bolabeten – Kejayaan petarung UFC, Conor McGregor, sepertinya hanya tinggal nama. Hanya, mulut besarnya yang tersisa, setelah dipukul TKO oleh Dustin Poirier pada ronde kedua pada UFC 257 di Yas Arena, Minggu (24/1).

McGregor tampil lebih agresif di ronde pertama. Beberapa kali hook dan serangan bahu McGregor melukai Poirier. Poirier berusaha melakukan serangan dengan sejumlah tendangan. Poirier juga memaksa fighting ground di awal ronde pertama, namun gagal membuahkan hasil.

Di ronde kedua, McGregor berusaha tenang dalam menyerang. Sedangkan Poirier berusaha menyerang kaki McGregor. Poirier kemudian mendapat kesempatan emas setelah hook kiri masuk ke wajah McGregor. Pukulan itu membuat McGregor limbung dan tidak mampu bertahan.

Kondisi itu dimaksimalkan Poirier untuk melepaskan kombinasi pukulan ke McGregor hingga wasit Herb Dean menyatakan Poirier menang TKO saat ronde kedua berjalan 2 menit 32 detik.

Kemenangan Poirier membuat dia berhasil membalas kekalahan pada pertarungan UFC 178 September 2014 lalu. Saat itu, McGregor mengalahkan Poirier dalam waktu 1 menit 46 detik.

Meskipun tak diunggulkan Poirier tampil percaya diri sejak naik ke arena pertarungan. Petarung asal Irlandia itu langsung mendesak Poirier dengan pukulan-pukulannya. Namun Poirier mampu menahan serangan Mcgregor dengan cara merobohkan badan lawannya. Itu tak lama karena McGregor berhasil kembali menekan.

McGregor membuat pelipis Poirier terluka usai ia menyikutnya. Pada ronde kedua, Poirier bermain lebih bersabar. Dan Poirer berhasil memukul McGregor bertubi-tubi hingga tersungkur dan dia pun dinyatakan sebagai pemenangnya.

Poirier sebelum pertarungan mengaku secara fakta ia tak diunggulkan. Tetapi ia tak peduli dengan catatan tersebut dan hanya fokus membalaskan dendamnya. McGregor menandai kembalinya ke panggung UFC dengan kekalaan setelah ia menyatakan pensiun pada Juli tahun lalu.(*)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

PROFIL: Saiyo Solok Lahirkan SSB Untuk Pembinaan Usia “Grassroot”

4 Pesepakbola Brasil dan Presiden Klub Tewas dalam Kecelakaan Pesawat