in , ,

SukaSuka

Sosok: Hendra Faizon, Mantan Atlet Bola Voli PON Sumbar yang “Lompat Pagar” jadi Pelatih Sepakbola

Solok, bolabeten – Seorang atlet yang “melompat pagar” pindah cabang olahraga, sebenarnya adalah hal yang langka terjadi. Tapi banyak juga pembelot ini yang justru lebih sukses setelah pindah cabang.

Bebeberapa atlit top dunia adalah atlet pindahan. sebut saja, Tim Duncan atlet basket NBA dan San Antonio Spurs sebelumnya adalah atelt renang. Connor McGregor atlet MMA terkenal dari Irlandia sebelumnya adalah pemain sepakbola.

Zlatan Ibrahimovic, salah satu pemain sepakbola terbaik dunia sejatinya memulai karir sebagai atlet adalah sebagai atlet Teakwondoo, yang bahkan sampai meraih sabuk hitam. Ada juga Paolo Maldini, kapten AC Milan yang setelah pensiun menekuni cabang Tenis, dan sempat tampil di Turnamen resmi.

Di Sumbar juga ada atlet lompat pagar. Dia adalah Hendra Faizon, mantan pemain bola voli Sumbar yang memilih bergelut dengan sepakbola setelah tak lagi bermain Voli.

Pria berusia 45 tahun ini adalah pemain bola voli PON Sumbar tahun 1996. Posisinya adalah sebagai tosser. sebelumnya dia juga memperkuat tim Sumbar di Porwil Sumatra 1996 di Aceh, dan berhasil mengantarkan Sumbar meraih medali emas dan lolos ke PON diu tahun yang sama.

Karir voli Hendra yang akrab disapa Yudha ini bermula dari klub Ivand Andaleh, Kota Padang. Di Klub paling terkenal di Sumbar itulah, pria asal Batusangkar ini menjadi atlet Voli yang diperhitungkan di Sumbar.

“Iven nasional yang pertama saya ikuti adalah terpilih mengikuti Kejurnas Yunior di Surabaya 1994. Kami berangkat ke Surabaya lewat darat, tapi bangganya bukan main bisa mewakili Sumbar.”ujar lelaki yang lama tak pernah makan nasi ini. Moment di Surabaya itulah dia mulai mengenal nasi.

Dari Kejurnas Yunior itulah dia mulai secara reguler masuk tim-tim Sumbar, disamping berkali-kali memperkuat tim, Kabupaten/Kota di ajang Prorprov Sumbar. “Kalau Porprov, saya menjadi atlet rental, tergantung kabupaten atau Kota yang memberikan tawaran menarik,”ujarnya mengenang masa bermain Voli.

Setelah pensiun jadi pemain Voli, Hendra Faizon tertarik banting stir ke sepakbola. Tahun 2016 dia mengambil Lisensi C AFC. Tak banyak kesulitan, dia berhasil lulus lisensi ini. “Sebenarnya tak terlalu beda jauh, karena materi yang diberikan hampir sama. Apa yang ada di Voli, juga ada yang diterapkan di sepakbola.”ujar Hendra.

Di sepakbola di sempat menjadi asisten pelatih Solok FC, dan berhasil menjadi juara Liga 3 Sumbar 2018. Ternyata tak hanya cekatan di lapangan, di segi manajemen sepakbolapun dia piawai. Dia naik pangkat menjadi manejer tim saat Solok FC melaju ke putaran nasional Liga 3 tahun tersebut.(*)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Soal pemotongan Gaji Masa Pandemi, Aturan Semena-mena PSSI Tak Pedulikan Kesejahteraan Pemain

Pasang Boneka Seks Sebagai Penonton, FC Seoul Didenda Rp1,2 M