in ,

Moto2 Republik Ceska 2020: Pembalap Andalan Indonesia Masuk Finish Paling Akhir, Pembalap Malaysia Tembus 10 Besar

Brno, bolabeten – Pembalap moto2 Indonesia yang memperkuat Tim Idemitsu Honda, Andi Farid Izdihar alias Andi Gilang, masuk finis paling buncit, dalam gelaran moto2 2020 MotoGP Republik Ceska, Minggu (9/8). Andi menempati posisi 25, atau pebalap terakhir yang mampu masuk finish.

Start dari posisi belakang, tepatnya posisi 27, usaha Andi Gilang mendongkrak posisi cukup berat, Target menyamai capaian Moto2 Andalusia pekan lalu, dimana Anbdi mampu merebut posisi 20. Ternyata cukup sulit di Sirkuit Brno.

Beruntung, Andi mampu menyelesaikan balapan, walau menjadi pembalap terakhir yang berhasil masuk finish. Dia tertinggal 45.780 detik dari sang juara Enea Bastianini dari Italia yang masuk tim Italtrans Racing Team. Posisi kedua ditempati pembalap Inggris, Sam Lowes, dan tempat ketiga milik Joe Robert (AS).

Yang mengejutkan, pembalap asal Malaysia, Hafizh Syahrin yang memperkuat Openbank Aspar Team, mampu masuk 10 besar, dengan hanya terpaut 12.875 detik dari sang juara.

Hasil Moto2 MotoGP Republik Ceska:
01. Enea BASTIANINI ITA Italtrans Racing Team Kalex 156.9 39’13.926
02. Sam LOWES GBR EG 0,0 Marc VDS Kalex 156.9 +0.423
03. Joe ROBERTS USA Tennor American Racing Kalex 156.6 +5.948
04. Luca MARINI ITA SKY Racing Team VR46 Kalex 156.4 +8.797
05. Augusto FERNANDEZ SPA EG 0,0 Marc VDS Kalex 156.3 +9.392
06. Marco BEZZECCHI ITA SKY Racing Team VR46 Kalex 156.3 +10.306
07. Jorge NAVARRO SPA MB Conveyors Speed Up Speed 156.2 +10.575
08. Jorge MARTIN SPA Red Bull KTM Ajo Kalex 156.2 +11.366
09. Hafizh SYAHRIN MAL Openbank Aspar Team Speed 156.1 +12.875
10. Aron CANET SPA Openbank Aspar Team Speed 156.0 +14.266
………

25.Andi Farid IZDIHAR INA IDEMITSU Honda Team Kalex 154.0 +45.780 (*)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

HISTORIA 1980: PSP Padang imbangi (1-1) Warna Agung Jakarta, Juara Galatama musim perdana 1979

Dianugerahi Penghargaan di HUT Kota Padang, Agus “Abien” Suardi sebut, “PSP U-15 Juara Nasional karena kerja keras Pelatih dan Pemain!”