in ,

Waspadai “Cluster Covid” di Sepakbola, Liga Internal Antar Klub Anggota pada salah satu daerah Provinsi di Indonesia Disarankan Untuk Ditunda

Ilustrasi from google

Karanganyar, bolabeten – Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Karanganyar Provinsi Jawa Tengah telah menjadwalkan pelaksanaan kompetisi sepakbola internal dengan peserta 78 klub anggota disarankan untuk ditunda oleh anggota DPRD mereka.

Saran penundaan yang dilontarkan oleh Prapto Koting, anggota DPRD Karanganyar tersebut karena Ia mencemaskan potensi terjadinya cluster sepakbola dalam penularan Covid-19 (virus corona) yang merebak lagi di daerah tersebut.

Prapto menjelaskan dengan adanya perubahan status zona kuning ke zona merah di Karanganyar, Ia meminta perlu perhatian besar dan langkah strategis terkait agenda PSSI Karanganyar ini.

Menurutnya, penundaan Liga Askab PSSI Karanganyar dinilai menjadi langkah bijak untuk mengantisipasi munculnya klaster baru persebaran corona.

“Ajang Liga internal Askab PSSI Karanganyar yang sedianya diputar mulai Minggu (30/8) disarankan ditunda. Karena status zona merah persebaran Covid-19 yang baru saja mendera Karanganyar,” katanya di portal berita solopos, Jum’at (28/8).

“Alangkah lebih baik penyelenggaraan liga ditunda dulu sampai kondisinya lebih kondusif,” sambungnya.

Prapto menilai potensi kerumunan massa, nantinya sulit dielakkan ketika ada pertandingan bola di kampung-kampung.

“Apalagi liga internal Karanganyar sudah ditunggu-tunggu masyarakat setelah lama vakum. Dengan kondisi itu, penerapan salah satu protokol kesehatan yakni jaga jarak tidak akan efektif,” jelasnya lagi.

“Namanya nonton bola di kampung kan seperti itu, susah jaga jarak. Ini harus benar-benar diperhatikan oleh Askab dan Pemkab. Jangan sampai kegiatan positif ini malah memicu cluster baru,” tutup sesepuh Pasoepati, kelompok suporter Persis Solo.

Digelarnya lagi Liga Askab PSSI Karanganyar setelah lima tahun vakum oleh kepengurusan baru PSSI Karanganyar direncanakan dengan menggunakan lima lapangan yakni Stadion Mini Plumbon, Lapangan Ngijo, Lapangan Koripan, Lapangan Jati dan Lapangan Tuban sebagai lokasi pertandingan.

Pengurus PSSI Karanganyar, Tony Hatmoko, mengaku sudah mengantisipasi agar kompetisi tidak memantik klaster baru.

“Tentu kami akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Penonton wajib pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Kami mendorong masyarakat untuk mematuhi arahan demi kebaikan bersama,” tukas Tony (*)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Batal ke Italy, Seleksi Timnas Pelajar U-15 2020 dilanjutkan, (25/8 dan 31/8), 9 pesepakbola “The Specially Class of Sport” SMPN 1 Solo Optimis diangkut ke Jepang dan Turki

Gagal ke Kroasia dengan Timnas U-19, Anak Lubuk Alung Transfer ke MU FC. Ini Targetnya !