in , ,

Venue Piala Dunia U-20 2021: Gelora Sriwijaya Jakabaring, Tempat “Jin Buang Anak” Menjadi Stadion Terbesar Ketiga di Indonesia

Palembang, bolabeten – Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, adalah salah satu stadion di Palembang, tempat ini adalah kandang dari tim Sepakbola Sriwijaya FC. Saat ini Stadion tersebut bersiap menjadi salah satu kandidat venue Piala Dunia U-20 2021.

Stadion termegah di Sumatra berkapasitas maksimal 45.000 ini, adalah stadion terbesar ketiga di Indonesia, setelah Stadion Gelora Bung Karno Jakarta dan Stadion Palaran, Samarinda.

Stadion Jakabaring Pertama kali digunakan sebagai temnpat pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2004. Setelah itu, sejumlah iven besar juga digelar di Stadion ini, seperti Kejuaraan sepakbola Asia 2007, SEA Games 2011, dan Asian Games 2018. Sekarang, Stadion kebanggaan masyarakat Sumatra Selatan ini kembali bakal mennggelar iven kelas dunia, Piala Dunia U-20.

Banyak hal menarik dari istilah Jaka baring yang terus melekat di telinga masyarakat hingga kini, namun sejatinya istilah tersebut salah kaprah diartikan. Dalam riwayat orang-orang Jawa Jakabaring mungkin akan terdengar seperti nama tokoh dan akrab di telinga orang Jawa seperti Jaka Sembung, Joko Tarub hingga Joko Tingkir.

Pada era kemerdekaan sekarang ini muncullah tokoh Jaka/Joko baru dari Palembang. Hingga siapapun pasti akan bertanya-tanya dan mencari tahu, apa dan siapakah tokoh Jakabaring itu? Kalau dia memang tokoh sesungguhnya mungkin ada yang mencari dimana kuburannya, atau siapakah anak cucu dan keturunannya?

Akan tetapi Jakabaring tidak pernah Ada meski namanya hingga digunakan sebagai nama Stadion dan cukup melegenda, nama tersebut bukanlah nama tokoh.

Ternyata, Jakabaring bisa dikatakan adalah sebuah lokasi dengan nama yang sudah lama ada di Palembang. Hanya saja Jakabaring disebut salah satu tempat yang cukup angker, sepi, dan tak terurus. Bahkan ada warga Palembang yang menyebut, Jakabaring tempat jin buang anak.

Sekarang, temapot tersebut disulap menjadi Stadion dengan luas lahan sekitar 40 hektar ini dapat memuat hingga 38.000 – 45.000 orang dengan 4 tribun (A, B, C dan D) bertingkat mengelilingi lapangan. Tribun utama di sisi barat dan timur (A dan B) dilindungi atap yang ditopang 2 pelengkung (arch) baja berukuran raksasa. Bentuk atap stadion merupakan simbol kejayaan kemaharajaan kerajaan Sriwijaya yang diyakini berpusat di Palembang.

Stadion yang mulai bangun pada tanggal 1 Januari 2001 ini ditujukan untuk menyelenggarakan PON XVI ketika Kota Palembang ditunjuk sebagai penyelenggara pada tanggal 2 September 2004.

Stadion Gelora Sriwijaya berada di dalam kompleks olahraga Jakabaring Palembang yang juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas olahraga lain, seperti kolam renang, fasilitas senam, hingga landas pacu balap sepeda.

Secara umum, bentuk stadion kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan ini mengadopsi bentuk perahu. Bentuk ini dipakai sebagai simbol kejayaan Kerajaan Sriwijaya sebagai kerajaan maritim terbesar yang pernah ada di nusantara.

Stadion Gelora Sriwijaya Palembang juga menjadi markas Sriwijaya FC, salah satu klub raksasa dalam kompetisi sepakbola nasional, Stadion Gelora Sriwijaya merupakan salah satu dari tiga stadion dengan standar A asia yang dimiliki Indonesia.(*)

Data Stadion
Nama lengkap: Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring
Pemilik: Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan
Operator: Sriwijaya Football Club
Lokasi: Palembang, Sumatra Selatan, Indonesia
Mulai pembangunan: 1 Januari 1998
Dibuka: 1 Januari 2004
Kapasitas: 38.000 – 45.000
Pemakai: Sriwijaya FC

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Jelang Liga 2 2020 kick-off Lagi, Muba Babel United Ajak Dua Bank Perkuat Finansial Tim

Setelah Berikan Guard of Honour, Manchester City Permak Liverpool di Etihad