in ,

Tinggalkan posisi Sekretaris Askot PSSI Padang, Nofiardi sebut, “Semua kegiatan sepakbola harus patuhi Regulasi PSSI Pusat.”

Nofiradi bersama Ketua Asprov PSSI Sumbar, H. Indra Dt Rajo Lelo/ist

Padang, bolabeten – Belum sampai 1 tahun meneruskan jabatan posisi Sekretaris Askot PSSI Padang, Nofiardi, S.Sos menyatakan pengunduran dirinya dari kepengurusan periode 2019-2023.

Dihubungi bolabeten, Kamis malam, Nofiardi tak ada jawaban ketika dikonfirmasi. Dan pada Jum’at (1/8/2020) Ia akhirnya membalas chat pesan WhatsApp kepadanya, dan membenarkan pengunduran dirinya tersebut.

Dalam balasannya, Nofiardi menggaris bawahi soal pengertian Sekretaris berasal dari bahasa latin, Yunani.

“Yang artinya orang yang dipercaya. Pertama, orang kepercayaan ketua (orang yang dipercayai oleh ketua). Kedua, dipercaya bisa menjadi otak, motor organisasi,” terangnya.

Sesuai dengan apa yang ditulisnya dalam surat resmi pengunduran tertanggal 25 Juli 2020 ditujukan kepada Ketua Askot PSSI Padang. Karena tidak ada lagi kepercayaan penuh kepadanya untuk menjalankan fungsi motor organisasi, makanya Ia melepaskan amanah selaku Sekretaris.

“Apa yang mau dikomentari lagi ? Harapan saya, semoga pengganti Pak Nof, akan lebih baik lagi dari Pak Nof,” katanya

Hanya saja, Nofiardi mengharapkan agar semua kegiatan yang menyangkut sepakbola, harus mengikuti aturan, Regulasi PSSI.

“Seperti kompetisi Askot saat ini,” tukasnya.

Nofiardi tidak mengupas detail terkait kompetisi Askot ini. Tentu mengejutkan. Sepertinya ada persoalan yang mengganjal dan bermuara dengan undur dirinya Nofiardi dari posisi Sekretaris Askot PSSI Padang.

“Rapat Exco malam ini (Jum’at, 1/8/2020) tadi mulai jam 20.00 WIB (8 malam). Membahas program-program Askot dan dinamika organisasi sejauh ini,” sebut Afriyuzar diplomatis kepada bolabeten.

Menyoal kompetisi Askot PSSI Padang, diketahui setelah kick-off pada 1 Maret lalu, kemudian terhenti karena pandemi Covid-19. Tapi, dikabarkan kompetisi Askot PSSI Padang yang diikuti beberapa klub anggota “voters” plus klub tambahan di luar voters sehingga total peserta sebanyak 36 tim, kembali digulirkan pada 15 Agustus 2020 nanti.

Melihat regulasi kompetisi, klub-klub peserta mayoritas menampung pemain bebas usia dengan 3 pemain muda kelahiran 1998 ke atas. Nama-nama seperti legenda-legenda Semen Padang FC, era Galatama diantaranya Masykur Rauf, Anton Sofnevil dan laln-lain serta teranyar Hengki Ardiles, ikut memperkuat salah satu klub, yakni PORSEP.

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Dikarantina di Hotel Mewah Bertarif Termurah Rp4 Juta/Malam; Begini Tingkah Pemain Timnas Indonesia, Ada yang “Norak” dan Takut Bicara Pada Pers

Prediksi Atalanta vs Inter Milan: Derby Nerazzurri Penutup Musim dan Perebutan Posisi Dua