in ,

Sumatera Barat miliki pelatih sepak bola Diploma khusus Wanita Lisensi C AFC

Namanya Pipi Handayani, S.Pd

Pipi mengikuti kursus kepelatihan PSSI khusus wanita Diploma C AFC

Padang, bolabeten – PSSI baru saja menuntaskan penyelenggaraan kursus kepelatihan sepakbola khusus diploma wanita, lisensi C AFC, di Jakarta, pada Selasa 13 April 2021.

Berakhirnya kursus ini, menandai pula persepakbolaan Sumatera Barat (Sumbar) untuk pertama kali dan satu-satunya, resmi memiliki pelatih diploma khusus wanita.

Ialah Pipi Handayani. Sarjana Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Negeri Padang asal Kabupaten Padang Pariaman, yang ikut menjadi salah satu peserta dari 26 orang wanita seluruh Indonesia di kursus yang berjalan sejak 1 April 2021 lalu.

Kepada bolabeten.com, Rabu (22/4), Pipi membenarkan telah menyelesaikan kursus yang dihelat PSSI di dua tempat, materi teori di Hotel Ibis Slipi dan praktek di Lapangan D, Senayan.

“Ya, Bang (bolabeten) sudah selesai. Kursus ini sambungan dari Lisensi D Nasional yang Pipi ikuti di bulan Oktober 2019 dulu,” katanya membuka percakapan.

Dia mengatakan sangat bersyukur sekali dapat kesempatan jadi peserta dan satu-satunya yang dipercayai dan ditunjuk oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sumbar. Selaku penggiat sepakbola, kursus kepelatihan tersebut menambah ilmu dan pengetahuannya serta melengkapi beberapa lisensi yang lebih dulu telah dimilikinya di persepakbolaan nasional.

Pipi bersama Indra Sjafri (foto atas) dan Yeyen Tumena (foto bawah)

“Sebagai penggiat sepak bola yang awalnya di dunia wasit. kini mencoba merambah ke ranah pelatih. Pipi ingin mengembangkan juga insan sepak bola putri di Sumatera Barat,” jelas pemegang lisensi C.2 wasit sepakbola dan Level 1 wasit futsal ini.

“Di sepak bola, sudah bertugas di kompetisi Liga 1 Putri dan untuk futsal di Liga Futsal Nusantara,” sambung Pipi yang masih berstatus honorer guru olahraga.

Terkait kepelatihan khusus sepakbola wanita ini, Pipi mengatakan punya tantangan besar dalam mengembangkan sepakbola putri di Ranah Minang. Kultur daerah yang cukup komplit menyoal keterlibatan wanita dalam sepakbola, sebuah hal menarik untuk dicarikan strategi dan solusi.

“Tantangan di Sumbar, soal wanita ini agak payah menekuni sepak bola putri. Tapi, bukan tidak bisa. Ini juga jadi pesan Coach Indra Sjafri. Bahwa sepak bola wanita harus berkembang di Sumbar. Bagaimana caranya, itu yang sama-sama dipikirkan,” harap Pipi yang juga mempunyai lisensi Pengawas Pertandingan (PP)

Terdekat, Pipi menyebutkan dirinya akan bergabung dulu dengan salah satu klub sepak bola putri di Kota Padang. Mengaplikasikan ilmu kepelatihan yang didapat sambil mencari solusi terbaik, mengembangkan sepak bola putri di Sumbar.

“Untuk sementara waktu, Pipi gabung sama klub Adios Putri, yang dilatih Bayu. Sambil buat persiapan, perencanaan turnamen sepak bola putri se-Sumbar yang akan diusulkan ke Asprov. Kata Coach Indra juga, di Sumbar harus di adakan turnamen khusus putri, untuk menarik minat para pecinta sepak bola. Aamiin,” imbuh Pipi, memungkasi percakapan.

PROFIL dan BIODATA
Nama : Pipi Handayani, S.Pd
TTL: Kampung Apar/25 Oktober 1990
Pendidikan: S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga UNP
Pekerjaan: Guru olahraga (honor)
Nama Bapak: Zainuddin
Nama Ibu: Nurma Juita
Anak ke 3 dari 4 bersaudara

 

Pipi saat menjadi PP Piala Siwo PWI Sumbar

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Suporter finalis Piala Menpora 2021 nonton di rumah saja

Tuan rumah POMNAS 2022, BAPOMI Sumbar akan Gelar POMDA tahun 2021 ini