in ,

Setelah Delapan musim bersama Semen Padang FC, Jandia Eka Putra Betah di PSIS Semarang

Liga 1

Semarang, bola beten – Mantan penjaga gawang Semen Padang FC, Jandia Eka Putra menyebut faktor kebersamaan dan suasana kekeluargaan membuatnya bertahan dan betah membela skuad PSIS Semarang hingga memasuki musim ketiganya disana.

 

Dikatakan Jandia Eka Putra, PSIS punya soliditas tinggi antara pemain, pelatih dan manajemen tim.

“Rasa kekeluargaan di PSIS begitu tinggi dan semua pemain saling merangkul disini baik yang senior maupun yang junior. Kita semua bisa menyatu dalam satu tim,” ujar Jandia di laman ligaindonesia id.
Pemain kelahiran 14 Juli 1987 (32 tahun) ini membela Mahesa Jenar ketika dilatih oleh Jafri Sastra. Dan musim Liga 1-2020 menjadi musim ketiga dengan tim pujaan Snex dan Panser Biru.
PSIS merupakan klub kedua bagi Jandia di level tertinggi kompetisi nasional. Sebelumnya, pemain yang terpanggil mengikuti seleksi Timnas Indonesia 2016 silam, lama menghuni mess pemain Semen Padang FC, 2009-2017. Delapan musim membangun karir di klub kampung halamannya, pemain berciri khas rambut gondrong ini mencuat ke jajaran kiper top Indonesia. Namun musim 2017 jadi akhir kebersamaannya dengan Semen Padang FC yang terdegradasi dari Liga 1-2017.
Kala itu keseriusan manajemen PSIS kepadanya menjadi alasannya memilih bergabung dengan PSIS.

“Kalau alasan mengapa dulu gabung PSIS, enggak ada ya mungkin rezeki saya disini di PSIS. Saya pribadi itu adalah rezeki yang harus saya jemput dan PSIS adalah tim yang serius ajak saya untuk bergabung,” tandasnya (*)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Memori 29 Mei 2010 Stadion Manahan Solo; Tonggak Sejarah Semen Padang FC Lolos ke Kasta Tertinggi

Obituary Djoko Santoso: Duka Mendalam Dunia Bulutangkis Indonesia