in , ,

Seleksi pemain pantauan katapolos U-16 selesai, SPFC Academy agendakan seleksi terbuka

Semen Padang Football Academy

Seleksi pemain SPFC Academy, Minggu (14/2/2021)

Padang, bolabeten – Manajemen klub Semen Padang FC (SPFC) telah menggelar seleksi pemain hasil pantauan dari turnamen pembinaan sepakbola usia muda katapolos U-16 pada Minggu (14/2/2021).

Seleksi awal untuk pembentukan tim Akademi SPFC juga lanjutan proses pemantauan bakat yang dilakukan Weliansyah, Hendra Susila dan Hengki Ardiles, di turnamen katapolos.com U-16 yang diadakan media online grup Polos Production, pada 25 – 31 Januari lalu.

Dalam turnamen tersebut, terjaring pemain-pemain kelahiran 2005 berasal dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB)/Akademi seputaran daerah Sumatera Barat, diantaranya Payakumbuh, Limapuluh Kota, Tanah Datar, Sijunjung dan Padang.

Koordinator SPFC Academy, Akhmayanda Nasution, melalui rilis ke media, menyebutkan, kegiatan seleksi ini merupakan cikal-bakal untuk pembentukan tim SPFC Academy 2021. Seleksi akan berjalan sampai beberapa waktu kedepan.

“Hari ini kita mengundang 40 pemain yang akan kita jaring dan bertujuan untuk pembentukan tim SPFC Academy. Pemain yang datang saat ini merupakan hasil dari pantauan tim pelatih, Hengki Ardiles sebagai pelatih kepala dibantu dengan Tim Talent Scouting coach Weliansyah dan Hendra Susila yang beberapa waktu lalu menyaksikan kejuaraan Piala katapolos.com U-16,” ujarnya.

“Setelah seleksi tahap awal ini kita akan melakukan seleksi umum. Sesuai dengan komitmen kita dan Managemen, kita ingin membangun Academy tim yang akan melahirkan pemain-pemain yang nantinya akan menjadi cikal-bakal pemain senior SPFC. Bentuk keseriusan kita, Academy kita juga akan berafaliasi langsung dengan program dari FIFA dan akan konsisten terus kita jalankan,” tambahnya.

Pria yang akrab disapa Yanda ini SPFC selalu rutin memiliki academy yang mengikuti ajang-ajang kompetisi ditingkat junior. Namun, setelah pandemi program ini harus terhenti.

“SPFC selalu konsisten memiliki Academy sejak SPFC Pratama dulu. Terakhir academy kita berlaga di ajang Elite Pro Academy (EPA) 2019 ditingkatan U-16, U-18 dan U-20. Harapan kita setelah Academy kembali terbentuk, kita mampu mendapatkan bakat-bakat terbaik dari seluruh Sumatera Barat yang akan mewakili kita dikejuaraan junior. Selain itu, kita juga inginkan pemain-pemain ini nantinya juga bisa mampu menembus skuad Timnas Indonesia,” sebutnya.

Yanda berharap pemain-pemain yang saat ini mengikuti seleksi bisa maksimal memperlihatkan kemampuannya. Yanda juga berpesan bagi pemain yang nantinya gagal masuk tim agar selalu terus giat dalam berlatih.

“Kita menginginkan pemain muda yang seleksi ini mampu tampil prima, bermain pecaya diri, jadilah diri sendiri dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Apapun hasilnya nanti baik tepilih atau tidak, ini bukan akhir perjalanan mereka. Jika tidak bersama SPFC mereka juga bisa tampil dengan tim lainnya. Karena tujuan kita memiliki academy adalah mampu mengembangkan pemain yang bisa bersaing untuk membela SPFC senior dan bisa berbicara ditingkat nasional dan internasional,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

11-13 Pemain Lampaui Ekspektasi Tim Pelatih di Seleksi Awal Akademi SPFC

Jangan lewatkan, Jadwal Liga Champions 16 dan 17 Februari 2021