in ,

Sebelum Corona Menyerang ! Pelatih Sumatera Barat Ini Juga Terpantau Seleksi Pemain Elite Pro Academy Persiraja Banda Aceh

Robby Mariandy

Robby Mariandy (tengah, bersama Zuchli Imran, Direktur Akademi Persiraja)/foto Instagram persiraja.id

Padang, bolabeten – Liga 1 2020 vakum karena pandemi corona. Sebelum mati suri, Persiraja Banda Aceh telah menggelar seleksi pemain Elite Pro Academy (EPA) yang akan tampil di kompetisi pembinaan pesepakbola usia muda PSSI, U-16, U-18 dan U-20.

Seleksi dilakukan langsung oleh Direktur EPA Persiraja, Zuchli Imran bersama pelatih Persiraja Junior, Robby Mariandy, di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh.

Sebanyak 792 pemain muda mengikuti seleksi tim EPA Persiraja tersebut. Berlangsung selama tiga hari, pada 17-19 Maret 2020.

Sayang, saat tinggal menunggu pengumuman lolos atau gagal. Penghentian kompetisi memaksa pengumuman hasil seleksi tim EPA Persiraja tertunda. Dan tak ada kabar sampai saat ini.

Begitu pula dari manajemen tim Persiraja yang digawangi oleh Nazaruddin Dek Gam selaku Presiden Klub yang belum memberikan keterangan resmi, soal keberadaan EPA Persiraja selanjutnya.

Situasi tersebut dibenarkan pelatih Persiraja Junior, Robby Mariandy. Ia pun belum mengetahui nasibnya selaku juru taktik. Pelatih dari Kota Padang, Sumatera Barat itu masih menunggu informasi dari manajemen tim.

“Ya, sebelum corona menyerang. Saya memang bersama tim Persiraja Junior. Dan menyeleksi langsung pemain untuk tim U-16 dan U-18 di bulan Maret. Cuma, sampai sekarang (Selasa/2 Juni) belum ada kelanjutan informasi terbaru dari manajemen tim. Mungkin prioritas dulu dengan tim senior di Liga 1,” sebutnya kepada bolabeten.com, Selasa malam.

Robby yang sudah berada di Padang jelang dua hari Lebaran, (23/5) mengakui dirinya pun belum melakukan tanda tangan kontrak dengan manajemen tim, selaku pelatih Persiraja Junior.

Tetapi pembicaraan soal kontrak secara lisan telah ada. Karena itu Ia hadir langsung ke Banda Aceh bertemu manajemen tim Persiraja sekaligus melakukan seleksi pemain bersama Direktur Akademi Persiraja, Zuchli Imran.

“Situasi terkini. Itu yang saya belum tahu. Sebagai pelatih Persiraja Junior belum ada kepastian lanjut atau tidak. Kita sama-sama berdoa dan Insya Allah, segera berlalu virus ini,” ungkapnya.

Robby Mariandy merupakan pelatih pemilik lisensi kepelatihan B AFC. Eks pemain Persija Jakarta Liga Indonesia 2001, punya pengalaman cukup lama membina pemain-pemain muda di Akademi Sepakbola Semen Padang FC. Dari tahun 2014-2017.

Ia menjadi asisten pelatih, Weliansyah dan Delvi Adri, ketika kedua legenda tim PS Semen Padang, bergantian tukangi Semen Padang U-21 di ISC A U-21/2016 dan Liga 1 U-19/2017.

Setahun berikutnya, Robby menjadi pelatih kepala Solok FC dan menjuarai Liga 3 Indonesia zona Sumbar. Lolos dari regional Sumatera dan terus lewati Babak 32 Besar Nasional. Di Babak 16 Besar Nasional, dengan sistim gugur, ‘single match’ di kandang tuan rumah PSGC Ciamis, Solok FC kalah dan gagal ke Babak 8 Besar Nasional.

Di tahun 2019, Robby ditunjuk melatih Tim Sepakbola Sumbar untuk ajang Pra-PON 2020 di Porwil X-2019 Bengkulu. Diperebutkan tiket terakhir dari tiga jatah Sumatera ke PON Papua. Langkah Sumbar digagalkan Sumatera Utara.

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Lagi, Pelatih Sumatera Barat Muncul di Kompetisi Sepakbola Profesional Indonesia

Liga 2 2020 dilanjutkan, PSMS Medan Gelar Latihan dengan 16 Pemain Asal Sumut