in , ,

Rumor Bos Kelantan FC Minati SPFC, KJ: Semen Padang FC Tidak akan Dijual

Spekulasi yang muncul, jelas terkait dengan trend akuisisi atau ambil alih kepemilikan klub Liga 2 Indonesia yang sedang ramai.

Padang, bolabeten – Munculnya foto Manajer Semen Padang FC, Effendi Syahputra, bersama pengusaha asal Malaysia Norizam Tukiman, telah menimbulkan berbagai rumor dan spekulasi.

Spekulasi yang muncul, jelas terkait dengan trend akuisisi atau ambil alih kepemilikan klub Liga 2 Indonesia yang sedang ramai.

Seperti yang perjadi pada klub RanS Cilegon FC (Cilegon United), Dewa United (Martapura FC), PSG Pati (Putra Sunan Giri Gresik), ataupun Persis Solo yang sahamnya kini dimiliki Putra Presiden RI dan Erick Tohir.

Juga tentang Sriwijaya FC yang sedang “menggoda” youtuber Atta Halilintar, atau Rizky Billar yang tertarik untuk mengambil saham di klub kota asalanya, PSMS Medan.

Apakah Semen Padang FC juga akan punya investor baru, dengan kehadiran Norizam Tukiman, yang juga pemilik klub kasta kedua Liga Malaysia, Kelantan FC?.

Komisaris PT Semen Kabau Sirah Semen Padang (KSSP), Khairul Jasmi, yang dihubungi bolabeten mengatakan, sejauh ini hal tersebut hanya sebatas rumor.

Pria yang akrab disapa KJ itu mencoba kilas balik tentang SPFC awal tahun 2020, yang juga mau kedatangan investor dan akan menjual sahamnya dibawah 50 persen.

Namun, setelah KJ bertemu Menteri BUMN, Erick Tohir, yang dijembatani Anggota DPR-RI asal Sumbar, Andre Rosiade, rencana itu batal.

“Erick mengatakan, SPFC adalah satu-satunya klub BUMN yang masih ada di kompetisi Indonesia. SPFC adalah tim besar dan legendaris di Indonesia, karenanya Erick meminta jangan sampai dijual, ini sesuai juga dengan saran Andre.” kata KJ.

Menurut KJ, ada banyak sejarah mengiringi klub yang satu ini, ada ikatan emosional yang tak terpisahkan dengan masyarakat Sumatra Barat.

“Karena itu, sejak pertemuan tahun lalu itu, saya ditugaskan Menteri BUMN untuk menjaga SPFC. Dalam tiga kali saya bertemu menteri BUMN, dia selalu berpesan hal itu.”katanya.

Tahun 2020, Semen Padang FC sebenarnya suah siap berkompetisi dan sejumlah sponsor juga sudah siap mendukung, seperti, Bank Mandiri, Telkom, Indihome, Bank BRi, dan apparel Ghanior, dan lain-lain. Tapi karena pendemi covid-19, kompetisi tak berlanjut.

“Nah untuk tahun 2021, SPFC Insya Allah tetap akan berkompetisi, dan sejumlah sponsor juga sudah ada, khususnya Semen Indonesia Group (SIG) dan Semen Padang.”kata KJ.

Terkait investor asal Malaysia yang sedang ramai di sosial media dan mengarah kepada Semen Padang FC, KJ mengaku belum dapat informasi yang sahih tentang kebenaran rumor tersebut dari manajer tim Effendi Syahputra.

Walau begitu, terlepas dari betul atau tidaknya rumor tersebut, KJ tak menutup mati kemungkinan masuknya investor. “Asal mekanisme dan hitung-hitungannya jelas, apa salahnya kalau bagus untuk klub, terutama dari sisi finansial.”katanya.

“Tapi tetap berpegang pada instruksi Menteri BUMN, bahwa tim ini punya historis yang berbeda dengan klub-klub yang lain yang sudah diakuisisi pemilik baru.”lanjut KJ.

KJ hanya tak ingin, SPFC mengalami nasib seperti klub-klub akuisisi lain yang dibawa kabur dari kota asalnya, seperti yang dialami Martapura FC atau Cilegon United.

“Saya kira fans Semen Padang FC, atau pecandu sepakbola Sumbar belum siap kehilangan tim ini. Terlalu besar sejarah sepakbola Sumbar yang dipertaruhkan.”tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

eNational Squad Pertama Indonesia Lolos ke Babak Final FIFAe Nations Series 2021

Kemenpora RI Gelar Bimtek Sepakbola di PPLP Maluku