in ,

Rugi besar di musim 2020, Persiraja kontrak pemain setelah izin Liga 1 2021 keluar

Manajemen Persiraja tunggu kepastian izin Liga 1 2021

Starting eleven Persiraja sewaktu Liga 1 2020 ramai ramai pergi di musim 2021/Foto: Media Persiraja

Banda Aceh, bolabeten – Manajemen tim Persiraja Banda Aceh, bersikap realistis dalam menyikapi eksodus besar-besaran para pemainnya pasca Piala Menpora 2021.

Itu disebabkan manajemen klub Sumatera satu-satunya yang mentas di kasta teratas kompetisi PSSI ini tak mau kejadian lanjutan Liga 1 2020 dulu terulang kembali.

Rugi besar karena gagal kick-off setelah mereka telah menetap di home base pertandingan, Yogyakarta. Dan menyebabkan manajemen tim harus menanggung beban biaya untuk 4 pemain asing, Vanderlei Fransisco, Bruno Dybal, Adam Mitter dan Samir Ayass.

“Saat itu tiket pulang dan pergi pemain dari Brazil kesini saja sudah beberapa, sudah kita panggil, lalu harus kita pulangkan lagi, karena liga batal lanjut,” ujar Presiden klub Persiraja, Nazaruddin Dek Gam, diberitakan laman resmi klub persiraja id.

Anggota DPR RI asal Aceh ini menceritakan kembali kejadian Liga 1 2020 yang terhenti sejak Maret dan sempat akan dilanjutkan pada September. berantakan lagi karena tidak ada izin kepolisian dan pemerintah.

Persiraja masih menunggu dulu. Jika sudah ada kepastian, baru bergerak cepat mencari pemain dan menyusun tim untuk kompetisi Liga 1. Dia menjelaskan hal ini terkait dengan banyaknya pemain Persiraja yang keluar mencari pelabuhan baru membuat heboh dunia sepak bola nasional.

Mayoritas starter Persiraja musim lalu telah meninggalkan tim karena memang belum diikat kontrak oleh manajemen tim. Assanur Rijal, Miftahul Hamdi, Zamrony, Ganjar Mukti, Ferry Komul, Asep Budi, Luis Irsandi, dan Tri Rahmad Priadi, memilih pergi ke klub yang mengincar mereka.

“Para pemain Persiraja memang sudah habis kontrak usai ajang Piala Menpora. Selepas itu para pemain memang dalam keadaan bebas ikatan kontrak. Sah-sah saja jika pemain membangun komunikasi dengan klub lain. Pasalnya, itu hak pemain yang tak terikat perjanjian apa pun,” jelasnya.

Dia mengatakan kondisi yang tidak menentu ini membuat klub harus benar-benar tepat dalam mengambil keputusan.

“Jadi masalahnya, sengaja belum kita ikat kontrak pemain jika PT LIB belum memutuskan tanggal berapa mulainya liga. Jika jadwal sudah keluar dan izinnya sudah pasti, maka besoknya terus kita bisa kontrak para pemain,” tukasnya. (*)

sumber: persiraja id

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Hajar PSG di Paris, Manchester City Sudah di Pintu Masuk Final Liga Champions

Ini Profil Akademi Watford, lawan Garuda Select 3 Berikutnya