in ,

Regulasi Liga 2 2020 dari PSSI maupun LIB masih ‘buram’, AA (KS) Tiga Naga ‘pending’ panggil pemain ke Pekanbaru

Kompetisi PSSI

CEO Tiga Naga, Rudi Sinaga (tengah) dan Hidayat Menejer Tim (kanan gambar)/foto media KS Tiga Naga

Pekanbaru, bolabeten – Rencana manajemen AA (KS) Tiga Naga untuk menggelar latihan perdana program persiapan tim untuk menghadapi lanjutan Liga 2 2020, Oktober mendatang batal.

Itu disebabkan sejak keluarnya SKEP (Surat Keputusan) PSSI pada 28 Juni lalu sampai sekarang awal Agustus, tidak secuilpun kejelasan detail resmi regulasi kompetisi dari operator PT. LIB (Liga Indonesia Baru).

Assalamualaikum wa raḥmatullāhi wa barakātuh. Mohon maaf sebelumnya rekan-rekan media. Intruksi dari owner Tiga Naga tadi malam, (Jum’at/31/7/2020). Pemain Tiga Naga di pending kedatangannya ke Pekanbaru,” sebut Hidayat, menejer tim Tiga Naga.

Hidayat, menginformasikannya kepada bolabeten, via siaran persnya, Sabtu sore (1/8/2020). Tertundanya pengumpulan pemain Tiga Naga diterangkannya karena tak jelasnya keberlanjutan Liga dari LIB maupun PSSI. Terutama detail regulasi Liga 2 2020 yang sama sekali belum ada.

“Kita (Tiga Naga) selama ini hanya tahu dari bocoran media saja. Tim Liga 1 saja yang sudah jelas dilanjutkan, tapi Liga 2 2020 hingga sekarang, manager meeting nya masih di tunda-tunda yang semula jadwalnya pada 17 Juli 2020,” kata Hidayat melanjutkan.

Mengamati hal itu, CEO Tiga Naga Rudi Sinaga mengambil langkah dan sikap tegas. Ia mengambil keputusan dengan mementahkan rencana awal latihan perdana Saktiawan Sinaga dan kawan-kawan, yang dijadwalkan mulai Senin, 3 Agustus 2020.

Menurut Hidayat keputusan CEO Tiga Naga juga melihat perkembangan terkini penularan Covid-19 (virus corona) yang kembali meningkat tajam.

Hidayat mengutarakan sebenarnya mayoritas pemain telah lakukan rapid test di daerah masing masing. Bahkan sebahagian tiket sudah Ia beli. Namun, Ia terpaksa Ia me-refund tiket yang sudah dibeli. “Jadi, sebahagian tiket sudah saya beli. Tapi, hari ini (Jum’at) saya ‘refund’ tiket yang sudah di beli itu,” ulasnya.

Selain itu, menyoal beberapa pemain yang berada di mess, kawasan Panam Kota Pekanbaru. Hidayat mengatakan tetap melakoni individual training. “Bagi pemain yang cedera, recovery tetap berlanjut di lapangan mess,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Tingkatkan imunitas tubuh, ‘destroyer’ lini tengah masa lalu Semen Padang FC merumput lagi di lapangan sepakbola Kota Padang

Bangkit dari ketinggalan, Arsenal tundukan Chelsea (2-1) di Final FA 2020