in , ,

Venue Piala Dunia U-20 2021: Stadion Manahan Solo, Makin Cantik dengan “Biaya Salon” Rp300 Miliar Lebih

Solo, bolabeten – Stadion Manahan Solo mendadak makin cantik saja. Stadion yang baru direnovasi ini ini kini tampak lebih berwarna dari pada sebelumnya. Tak hanya dipoles, stadion kebanggaan wong Solo ini juga dirombak total, dari tempat duduk yang diubah jadi single seat hingga fasilitas di dalamnya.

Renovasi stadion yang menelan biaya salon mempercantik diri mencapai Rp301,33 miliar itu, disiapkan untuk pagelaran Piala Dunia U-20 di tahun 2021 mendatang. Stadion ini juga sudah diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo, Februari lalu.

Dibanding dengan bangunan sebelumnya yang hanya seperempat bagian tertutup atap, kini seluruh bagian Stadion Manahan telah tertutup atap. Penutupan ini membuat stadion menjadi mirip dengan Stadion Gelora Bung Karno di Jakarta. Karena kemiripan itu, orang-orang memberi julukan baru pada Stadion Manahan Solo sebagai Mini GBK.

Dilihat dari letak geografis, Stadion Manahan di Solo cukup strategis. Berdiri megah di tengah-tengah pusat kota, berdekatan dengan stasiun kereta, terminal,bandara, hotel, jalan raya dan pusat perbelanjaan menjadikan Stadion Manahan sebagai salah satu yang paling representatif dalam menggelar event olahraga skala nasional dan internasional olahraga.

Stadion ini terletak di pusat kota Solo, tepatnya di Jalan Adi Sucipto, Manahan, Banjarsari, Solo. Berjarak 9 kilometer dari Bandara Internasional Adisumarmo. Sejarahnya, Stadion Manahan Solo adalah persembahan dari yayasan Ibu Tien Soeharto.

Pembangunannya dimulai pada tahun 1989 dengan menggunakan lahan seluas 170.000 m2 dan luas bangunan 33.300 m2. Butuh waktu 9 tahun untuk mengubah lahan kosong menjadi Stadion Manahan kokoh bangunan. Dan tepat pada hari Sabtu 21 Februari 1998, stadion Manahan akhirnya diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, H.M.Soeharto.

Dengan direnovasinya Stadion Manahan Solo, kini stadion itu tampak lebih berwarna dibandingkan sebelumnya. Di tiap tribunnya terdapat motif sayap berwarna kuning dan biru serta dihiasi juga dengan warna merah. Berbeda dari sebelumnya di mana stadion itu seluruh tribunnya identik dengan warna hijau. Keelokan warna stadion ini juga tampak dari bagian luarnya.

Rumput lapangan Stadion Manahan Solo juga tampak lebih mulus dibandingkan sebelumnya. Kini, rumput stadion itu telah diganti dengan rumput berjenis Zoysia Japonica. Jenis rumput ini sama dengan jenis rumput yang digunakan di Stadion Gelora Bung Karno. Penampakan rumput yang lebih mulus, membuat penampilan stadion ini menjadi lebih berkelas bak stadion kelas dunia.

Menurut Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, kualitas Stadion Manahan Solo sudah sesuai dengan standar FIFA. Dilihat dari beberapa fasilitas yang tersedia seperti deretan kursi model single seat dengan total mencapai 20.000 kursi, ruang ganti pemain yang berjumlah empat, kamar mandi, ruang wasit dan ofisial, serta tempat pemanasan.

“Stadion utama yang selevel dengan GBK, hanya Stadion Manahan ini. Tapi saya belum tahu Stadion Bung Tomo Surabaya. Nanti baru akan ditinjau,” kata Mochamad Iriawan pada saat pengecekan stadion tersebut. Bisa dipastikan, keberadaan Stadion Manahan akan menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia U-20 2021, tidak akan tergeser lagi.

Data Stadion
Nama Lengkap: Stadion Gelora Manahan
Pemilik: Pemerintah Kota Surakarta
Operator: Yayasan Gelora Surakarta
Lokasi: Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia
Mulai pembangunan: 1989
Dibuka: 21 Februari 1998
Direnovasi: 2008, 2018
Permukaan Lapangan: Grass Dactylon Cynodon (rumput bermuda)
Kapasitas: 25.000
Pemakai: Persis Solo.(*)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Serial Derby Terpanas: Galatasaray vs Fenerbahce, Derby yang Membelah Benua

Ayah Meninggal, Karir Cemerlang Khabib Nurmagomedov di UFC Ikut Berhenti?