in ,

Persijap Jepara, Juara Liga 3 2019 ‘nothing to lose’, Bismillah.. siap kacaukan tim-tim ternama Grup D

Liga 2 2020

Kapten tim Persijap Jeara, Asri Akbar nan noteben merupakan eks. Semen Padang FC, PSMS Medan dan Sriwijaya FC/foto: Media Persijap

Jepara, bolabeten – Berada di grup berat babak penyisihan Liga 2 2020, Oktober nanti, tidak menjadikan juara Liga 3 2019, Persijap Jepara, takut dengan tim-tim berkelas serupa tuan rumah PSMS Medan, Semen Padang FC maupun Sriwijaya FC.

Sebagai klub yang pernah malang melintang juga di kasta atas Liga Indonesia dulunya, Persijap Jepara sangat siap menyongsong semua laga yang akan mereka lakoni di Grup D tersebut.

Menyikapi itu, Menejer Tim Persijap Arief Setiadi mengatakan tim mereka langsung berkoordinasi dengan seluruh komponen tim usai mendapatkan kepastian hasil undian grup tersebut.

“Meskipun berada di grup berat, karena ada sejumlah tim berkelas, Persijap tidak mempermasalahkannya. Persijap memang sudah siap menghadapi kompetisi Liga 2. Semoga kerja sama seluruh tim, doa, dan dukungan dari suporter membuat perjalanan kami di liga 2 musim ini berjalan lancar tanpa halangan berarti,” tutur Arief di laman Goal Indonesia.

Senada dengan pelatih Persijap Jepara, Widyantoro menegaskan tidak terbebani perihal bergabungnya tim asuhannya di grup D dan bermain di markas PSMS Medan. Menurutnya, semua tim di grup D memiliki peluang yang sama untuk lolos ke Babak 8 Besar.

“Tuan rumah pasti lebih diuntungkan, karena bermain di kandangnya sendiri, meskipun tanpa penonton. Saya optimis saja, dan tidak ada beban,” tegas Widyantoro.

“Bismilah saja dan nothing to lose mawon. Dan siapapun yang paling siap secara materi pemain ,fisik, mental, taktik dan teknik itu yang akan lolos. Bagaimanapun juga tuan rumah pasti lebih untung karena bermain di kandangnya sendiri meskipun tanpa penonton” ungkap pelatih lisensi A AFC.

Persijap Jepara mengandalkan Asri Akbar, eks SPFC, PSMS dan Sriwijaya FC. Sarat pengalaman di level atas kompetisi PSSI. Kemudian Yericho Cristiantoko, jebolan program SAD Uruguay.

Lainnya adalah Pian Sopian, loyalis klub berjulukan Laskar Kalinyamat yang telah mengabdi sejak musim 2018 silam. Ketika Persijap berkutat di kompetisi amatir Liga 3 2017 setelah terdepak dari Liga Super Indonesia 2014. (*)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Heboh Invasi Pemain Muda Brasil, Ada proyek Naturalisasi Besar-besaran Timnas Indonesia U-19 untuk Piala Dunia U-21?

Punya Starter Eks. Liga 1 Indonesia, Sulut United ‘Pede’ Lewati Bahaya Grup D