in ,

Pemilik Baru Persis Solo: Mengarah kepada Putra Presiden RI

Espos/ M. Ferri Setiawan Pemain Persis Solo, Syah Roni (kanan), meluapkan kegembiraan bersama rekan timnya seusai mencetak gol ke gawang Semen Padang dalam pertandingan persahabatan di Stadion Manahan, Solo, Kamis (5/3). Tuan rumah Persis Solo berhasil menang telak atas Semen Padang dengan skor akhir 4-0.

Jakarta, bolabeten – Klub kontestan Liga 2, Persis Solo akan segera mengumumkan pemilik klub yang baru. Tidak tanggung-tanggung, owner klub katanya bukan orang sembarangan.

Berdasarkan kabar yang beredar kalau pemilik baru Persis Solo itu mengarah kepada putra bungsu Presiden RI Joko Widodo, Kaesang Pangarep yang juga merupakan adik kandung dari Walikota Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Gibran sendiri akan mengumumkan pemilik baru Persis Solo pada 20 Maret mendatang atau sehari menjelang kick-off Piala Menpora 2021. Gibran menyebut pemilik baru tim Laskar Samber Nyawa adalah putra daerah alias orang asli Solo.

Gibran berharap owner baru ini bisa membuat manajemen Persis bisa lebih profesional. Selain itu, dia berharap Persis bisa promosi ke Liga 1.

Kali terakhir tim Laskar Samber Nyawa merasakan kompetisi kasta tertinggi pada tahun 2007. Saat itu kompetisi masih bernama Divisi Utama.

Persis Solo merupakan klub yang memiliki sejarah panjang dalam kancah sepak bola Indonesia. Tim dengan warna kebesaran merah ini didirikan pada tahun 1923 di Surakarta.

Klub yang dulunya bernama Vorstenlandsche Voetbal Bond ini didirikan oleh empat klub lokal yaitu Mars, Romeo, De Leeuw, dan Legion. Sejak 1933, nama klub berubah dari Vorstenlandsche Voetbal Bond menjadi Persatuan Sepak bola Indonesia Solo atau Persis.

Berbicara prestasi, Persis Solo memiliki rapor yang cukup membanggakan di masa lalu. Klub yang bermarkas di Stadion Manahan, Solo, ini pernah menjuarai kompetisi Perserikatan sebanyak tujuh kali.

Persis tercatat menjuarai kompetisi Perserikatan pada musim 1935, 1936, 1939, 1940, 1941, 1942, dan 1943. Setelah itu, Persis tampak kesulitan untuk bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.

Lihat juga: Respons Dewa Kipas Soal Surat Terbuka GM Irene Kharisma
Tim Laskar Samber Nyawa hanya mampu menjuarai kompetisi Divisi II pada 1994. Lalu, menjadi runner-up Divisi I 2006 dan kini hanya bertahan di Liga 2.

Karena itu, suporter Persis, Pasoepati berharap pengambil alihan kepemilikan saham klub oleh putra daerah ini bisa memperbaiki tata kelola dan prestasi klub kebanggaan warga Surakarta ini

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Tantangan dan Target Liga 1, Alasan Nilmaizar Terima Pinangan Sriwijaya FC

Tim Indonesia Dipaksa Mundur dari All England Open 2021, Ini Penyebabnya!