in ,

Gulirkan Extraordinary Competition 2020, PSSI Tandatangani Memorandum of Understanding dengan BNPB

Sepakbola Nasional

Penandatanganan MoU PSSI dengan BNPB/Media PSSI

Jakarta, bolabeten – PSSI dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding – MoU) Penyelenggaraan Olahraga Yang Aman Dari Covid-19, pada Kamis (17/09/2020) pagi.

Proses penandatanganan MoU yang berlangsung secara virtual itu diikuti Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, Menpora Zainudin Amali dan Doni Monardo, Ketua BNPB yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid-19

DIlanjutkannya Liga 1 dan Liga 2 musim 2020, menurut Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan sebagai bagian persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, Mei-Juni 2021.

”Negara-negara lain sudah melanjutkan kompetisi. Seperti Liga Inggris, Jerman, Spanyol dll. Indonesia yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2021 tentu harus melanjutkan kompetisi,” kata Iriawan.

“Hampir semua negara ASEAN juga sudah menjalankan liga. Malaysia, Thailand, Laos, Myanmar, dan Vietnam sudah menjalankan liga dan Filipina rencananya juga akan segera memutar kompetisi mereka. Ini alasan kami untuk tetap melanjutkan Liga 1 dan Liga 2,” sambung pria yang akrab disapa Iwan Bule itu.

Doni Monardo meminta penyelenggaraan kompetisi tidak menghadirkan penonton dan dilakukan pemeriksaan kondisi kesehatan pemain dengan ketat.

“Perlu dipastikan kompetisi sepak bola dilakukan tanpa penonton. Mohon ini jadi perhatian penyelenggaran untuk menaati konsensus yang disepakati,” ujar Doni.

Doni juga meminta PSSI memastikan para peserta yang akan ikut di Liga 1 dan Liga 2 tidak memiliki riwayat penyakit bawaan karena akan sangat riskan jika tertular virus corona Covid-19.

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala BNPB dan berbagai pihak untuk komitmen dalam penyelenggaran kegiatan kompetisi sepakbola. Ia berpesan untuk penyelenggaraan kompetisi tanpa dihadiri para penonton mengingat masih adanya penyebaran Covid-19.

“Dengan pergertian dan pengalaman sangat tinggi dan arahan Pak Doni jelas. Ini harus menjadi komitmen bersama. Pemerintah sekuat tenaga menanggulangi pandemi ini sehingga tidak terjadi klaster baru dari kegiatan ini,” pesan Zainudin Amali. (*)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Kalah dari tim dadakan (Random FC) di hadapan Edy Ramayadi, Philep Hansen diam-diam ‘cabut’ dari PSMS Medan

Liga 2 2020 makin dekat, Teja ke Muba Babel United susul Airlangga Sucipto dan Ichsan Kurniawan