in ,

Merdeka.. Kobarkan Semangat Menolak Menyerah! Tim Usia Muda PSP Padang konsisten jalankan program persiapan musim 2020

PSP U-17

PSP U-17 mendengarkan arahan pelatih di sesi latihan, Senin (10/8/2020)

Padang, bolabeten – Semangat menolak menyerah yang sering dikampanyekan oleh pelaku-pelaku sepakbola nasional, diaplikasikan oleh tim usia muda PSP Padang, dengan konsisten melakoni program persiapan tim untuk kompetisi pembinaan PSSI musim 2020 ini.

Dipimpin oleh Tri Gustian, arsitek PSP U-15 Juara Nasional Piala Soeratin 2019 lalu, bersama jajaran teknisnya Muhammad Jeki, Imran Hadi dan Putra Syabilllul Rasyad sejak awal Juli lalu hingga Agustus sekarang, telah melakukan pembentukan tim PSP U-17 di lapangan sepakbola Kurao, Kota Padang.

Kepada bolabeten, Senin sore (10/8/2020), Tri Gustian mengungkapkan tahapan program tim PSP U-17 yang dipercayai kepadanya telah memasuki fase seleksi berjalan usai seleksi awal pada tanggal 1,2 dan 3 Juli lalu. Dan memasuki Agutus sekarang ini, rutin berlatih, tiap Senin, Rabu dan Sabtu

“Seleksi awal dulu diikuti lebih kurang 80 orang pemain kelahiran 2004. Terpilih 40 pemain. Kemudian tahap berikutnya, seleksi berjalan tingal 30 pemain. Skarang rutin berlatih tiga kali sepekan di lapangan Kurao ini,” ujarnya.

Selama menjalankan program latihan, Tri dan jajaran asistennya menyelingi dengan pertandingan-pertandingan ujicoba. Untuk mengukur penyerapan materi latihan dari para pemainnya.

“Selama Juli kemaren, ada sekitar 7 kali ujicoba yang telah kami lakukan. Diantara melawan PSP Senior yang sedang disiapkan pula untuk Liga 3 2020 dan menghadapi Tim Sepakbola Kecamatan Koto Tangah,” jelasnya.

Tri Gustian, pelatih kepala PSP U-17 memberikan arahan

“Soal hasil pertandingan sebenarnya kita hanya kalah (0-2) dari PSP Senior dan (2-3) dari Koto Tangah. Selebihnya menang, (5-0) vs Persekon, (5-4) vs Muspan dan (4-0) vs Nuansa. Serta imbang (4-4) dengan Taruna Mandiri dan Opel U-21,” lanjutnya.

Tapi, Tri yang didamping Khalil Stasera, manajemen PSP U-17, menegaskan tidak fokus terhadap hasil-hasil ujicoba tersebut. Yang jadi poin utama mereka adalah melihat progres setiap pemain dalam menerapkan materi selama latihan di pertandingan ujicoba.

“Kita memberlakukan promosi dan degradasi sebelum fix menentukan komposisi utama PSP U-17. Jadi perlakuannya sama terhadap seluruh pemain. Tidak ada yang diistimewakan, termasuk 13 pemain eks. PSP U-15 yang masuk ke tim PSP U-17 ini,” tegasnya.

Menurut Tri. Ia dan jajaran pelatih plus manajemen tim tetap fokus memberikan materi-materi latihan yang telah disusun bersama. Meski hingga sekarang belum menerima Surat Keputusan resmi dari Ketua Umum PSP Padang terkait penugasan mereka menangani PSP U-17.

“Ya, kita hanya ingin pemain-pemain muda PSP U-15 dulu tidak terputus jenjang pembinaannya. Makanya program PSP U-17 dimulai sambil menunggu SK Ketua Umum PSP Padang,” tutupnya diamini Khalil Stasera.

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Klub-klub Liga 2 2020 Kompak Minta Penambahan Subsidi, Termasuk Semen Padang FC

Infografis: Roller Coaster Semen Padang FC 10 Tahun Terakhir