in ,

Mengenal Tim Sepakbola Amputasi Indonesia, Hasrat Besar Tampil di Piala Dunia

Jakarta, bolabeten – Tim sepakbola amputasi Indonesia atau Indonesia amputee football (Inaf) yang tergabung dalam Timnas Garuda Inaf, kembali menggelar latihan rutin di lapangan apel pusat rehabilitasi RS dr Soeyoto, Jalan RSC Veteran, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (18/7).

Latihan sempat terhenti selama 3 bulan sebagai imbas dari pandemi Covid-19, latihan ini digelar dalam rangka persiapan menghadapi turnamen pra piala Asia amputee football 2020 dan piala dunia sepakbola amputasi di Polandia. Robinsar Nainggolan

Mengenal Inaf, adalah tim sepakbola Indonesia yang beranggotakan pemain disabilitas. Tim sepak bola khusus itu dibentuk untuk memberi ruang khusus kepada penyandang disabilitas amputasi. Sebelumnya, negara lain juga memiliki klub sepak bola penyandang disabilitas seperti Amerika Serikat, Irlandia, Italia, Turki, dan Jepang.

Hal itu mendorong penyandang disabilitas amputasi yang memiliki minat dan bakat bermain sepak bola untuk membentuk wadah bagi tim sepak bola amputasi Indonesia secara mandiri. Tepat 3 Maret 2018 dibentuk Indonesia Amputee Football (Inaf).

Inaf memiliki cita-cita menjadi pusat pembinaan sepak bola amputasi di Indonesia yang profesional dan berprestasi di tingkat regional dan internasional. Saat ini Inaf menggunakan fasilitas lapangan rumput yang dimiliki oleh Pusrehab Kementerian Pertahanan RI, Bintaro, Jakarta Selatan. Anggota Inaf rutin berlatih setiap Sabtu pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB.

Saat ini ada 15 pemain, 1 pelatih dan 2 official. Namun, dari segi kepelatihan, Inaf dibantu oleh dua relawan. Inaf memiliki target masuk dalam keanggotaan World Amputee Football Federation (WAFF) yang menjadi Induk sepakbola amputasi di dunia tahun 2020.

Jika target terealisasi maka sudah dapat dipastikan Indonesia akan mendapatkan tempat menjadi kontestan dalam ajang piala dunia sepak bola amputasi.

Exhibition amputee football yang diadakan di Jakarta April 2019 menjadi tolak ukur pencapaian perkembangan sepak bola amputasi di Indonesia. Ajang itu menjadi perhatian besar Komite WAFF untuk mempertimbangkan Indonesia masuk dalam keanggotaan sementara.

Bahkan, Mr Hoffman, Presiden WAFF mengapresiasi perkembangan sepak bola amputasi Indonesia di Jakarta. Dia terkesan dan salut atas pencapaian Inaf yang terhitung cepat. Inaf juga punya satu fokus yaitu mengembankan sepak bola amputasi ini sampai ke daerah-daerah di Indonesia.

Minimal 5 daerah telah terbentuk dan mengembangkan sepak bola amputasi di daerahnya masing-masing, maka akan lahir liga sepak bola amputasi di Indonesia.

Visi Inaf menjadi pusat pembinaan olahraga sepak bola amputasi yang profesional dan berprestasi, memberikan ruang bagi disabilitas fisik (amputasi kaki/amputasi tangan). Selain itu, tempat untuk menyalurkan minat dan bakat sebagai bentuk persamaan kesempatan mengembangkan diri dan berprestasi. (*)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Paolo Sitanggang ada keinginan gabung PSMS, Manajemen tunggu regulasi PSSI

Liga 2 Dimulai 16 Oktober, Eduardo Almeida Belum Dihubungi Manajemen Semen Padang FC