in ,

Liga Pro Futsal Dihentikan; Dua Pemain Kidal Andalan Sumbar Kangen Lapangan Futsal

Padang, bolabeten – Liga Futsal Profesional Indonesia dihentikan, menyusul mewabahnya Covid-19. Sama seperti sepakbola, futsal Indonesia pun kini seperti mati suri. Para pemain punterpaksa menganggur, sembari menunggu kabar tentang kelanjutan kompetisi.

Tak ketinggalan pemain-pemain Liga Pro asal Sumbar, juga terimbas kondisi ini. Namun mereka tetap berlatih, setidaknya untuk menjaga Kondisi. “Sekarang lebih banyak stay di rumah saja. Tapi tetap melakukan latihan untuk menjaga kondisi,”ucap Febi Perdana, pemain asal klub Bank Sumut Cabkor Medan.

Bintang futsal Sumbar generasi baru ini yang musim ini debut di Liga Pro, mengaku kangen kembali ke lapangan futsal. Pemain yang dilahirkan klub MHS Padang dan dibesarkan Rafhely ini berharap wabah ini cepat berlalu dan kembali beraktifitas normal kembali.

Tentang kesan-kesannya bisa menembus Liga pro, pemain kidal 21 tahun ini mengaku bangga bisa bermain di liga kasta tertinggi. Dia bisa merasakan aura sesungguhnya kompetisi Liga Pro, yang sebelumnya hanya bisa dilihatnya di tayangan TV.

“Bangga, bisa bermain dan berkompetisi dengan pemain-pemain senior. Yang paling penting, banyak pengalaman dan ilmu berharga yang bisa didapatkan dari para pemain-pemain senior. Tak salah kalau Liga pro adalah impian semua pemain futsal Indonesia.”katanya kepada bolabeten, Rabu malam.

Tak lupa mantan pemain Pra PON Sumbar 2019 ini menitip pesan untuk pemain muda Sumbar, kalau ingin sukses di futsal, harus dijalani secara total dan sungguh-sungguh. Jangan separoh-separoh. “Kuncinya adalah keraj keras, sukses tak ada yang instant tapi butuh proses dan yakin dengan diri sendiri. Percayalah, proses tak akan mengkhianati hasil.”bebernya.

Andrizal Putra, pemain futsal Bank Sumut asal Sumbar

Hal senada disampaikan Andrizal Putra, pemain kidal nan lincah asal Pasaman yang juga bermain di klub Bank Sumut Cabkor Medan. Baginya, pengalaman mencicipi liga futsal kasta tertinggi di Indonesia adalah sebuah kebanggaan dan impian yang jadi kenyataan.

“Mimpi yang jadi kenyataan, karena bermain di Liga Pro adalah impian semua pemain. Saya merasa tertantang untuk bermain total di level tertinggi ini. Bersaing dengan pemain-pemain hebat Indonesia maupun pemain asing.”ucapnya.

Sayangnya, ditengah semangat yang menggebu kompetisi terpaksa dihentikan karena Corona. Namun, Putra mengambil hikmahnya. Walau begitu,dia mengaku rindu kembali bertaruing di lapangan, dan berkompetisi dengan normal lagi.

“sekarang hari-hari saya diisi dengan latihan menjaga kondisi, seperti jogging, push-up, Shit-up, dan lain-lain.”ucapnya, seraya menyebut setiap Sabtu dan Minggu tetap latihan bersama pemain-pemain di kampungnya, Pasaman.(*)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Kalahkan Brasil di Final, Timnas Indonesia Juara Piala Dunia Online

Paulo Dybala Sembuh dari Virus Corona Setelah 45 Hari dan 7 Kali Test