in ,

Liga 2 2021; Empat Klub “Seleb” yang Menghebohkan, yang lain cuma Melongo?

Padang, bolabeten – Menjelang musim 2021, kompetisi Liga 2 akan diwarnai geliat beberapa klub yang cukup menghebohkan. Tidak hanya soal akuisisi klub, tapi juga tampilnya klub-klub itu dengan gaya glamour.

Tidak hanya itu, empat klub ‘seleb” itu mampu menyaingi popularitas tim-tim Liga 1. Setidaknya ada empat tim yang mampu seperti itu.

Dari mulai PSG Pati yang memiliki fasilitas lengkap layaknya tim elite hingga RANS Cilegon FC, sebuah klub hasil dari proses mengakuisisi Cilegon United. Aktor dari akuisisi itu adalah artis top Tanah Air, Raffi Ahmad dan rekannya seorang pengusaha muda, Rudy Salim.

Jangan lupa, Persis Solo yang kini menjelma jadi klub tajir, dengan turun tangannya putra Presiden RI sebagai pemegang saham bersama taipan sekelas Erick Tohir.

1. RANS Cilegon FC
Bila melihat latar belakang Raffi Ahmad yang besar di dunia entertainment, maka RANS Cilegon sejatinya dapat membuat warna tersendiri dalam lingkup sepakbola nasional.

Bahkan, ia terus terang bakal memanfaatkan platform digital yang dimilikinya, RANS Entertainment, untuk membesarkan nama klub. RANS Entertainment itu pun dijadikan pijakan awal untuk mengelola sisi bisnis klub.

Tak tanggung-tanggung, Raffi dan Rudy Salim telah menyiapkan dana sebesar Rp300 juta untuk berinvestasi untuk RANS Cilegon. Dana tersebut diperuntukan untuk pembangunan infrastruktur penunjang klub.

Seperti lapangan latihan yang ditargetkan mencapai 10 unit di berbagai dearah di Indonesia. “Ini memang passion kami. Bukan buat gaya-gayaan nanti 1-2 tahun bakal dijual lagi. Tapi akan seumur hidup,” tutur Raffi.

2. Persis Solo
Persis Solo bakal tampil beda di musim 2021, mendadak jadi klub seleb. Deretan manajemen mereka kini diisi oleh tokok-tokoh top Tanah Air. Mulai dari anak bontot Presiden Joko Widodo, Kaerang Pangarep, hingga pengusaha yang kini menjadi Menteri BUMN, Erick Thohir.

Kaesang memiliki 40% saham Persis dan Erick Thohir sebesar 20%. Sisanya adalah Kevin Nugroho 30% dan 10 persen saham sisanya milik 26 klub internal Persis.

Hadirnya kedua orang itu, membuat salah satu bonden sepakbola tertua di Tanah Air itu akan menjelma jadi kekuatan baru. Uang bukan lagi persoalan, para bintang pun tak akan malu-malu bergabung dengan klub yang sebelumnya hanya menyandang label klub medioker. Sekarang, targetnya Liga 1 harga mati!

3. Dewa United
Nama Dewa United tiba-tiba muncul muncul setelah mereka mengakuisisi klub asal Kalimantan Selatan, Martapura FC. Dua sosok sentral di Dewa United adalah Kevin Hardiman sebagai pemilik dan Rendra Soedjono sebagai COO.

Mereka langsung mengegbrak dengan langsung bergerak dalam membentuk tim. Salah satu nama mentereng yang didatangkan adalah kiper Persija, Shahar Ginanjar.

Mereka termasuk tim yang paling aktif membangun skuad untuk 2021, ketika klub-klub lain belum berbuat apa-apa. Bermarkas di Tangerang, Dewa United FC langsung pasang target lolos Liga 1.

4. PSG Pati
Klub ini juga menarik perhatian publik sepakbola nasional. Bupati Pati, Saiful Arifin, ikut meramaikan geliat Liga 2. Ia mengakuisisi Putra Sinar Giri (PSG) Gresik pada akhir 2020 dan mengubahnya menjadi Putra Safin Grup (PSG) Pati.

Salah satu aspek yang menonjol dari klub tersebut adalah fasilitas latihan yang istimewa. Mereka memiliki 3 lapangan latihan, yaitu satu sintetis, satu skala nasional, dan satu skala internasional. Kabarnya, mereka dalam porses membangun dua lapangan lagi.

Dengan style dan tongkrongan seperti klub sepakbola modern dan profesional itu, PSG Pati diyakini bakal menjadi kekuatan baru. Mereka pun tak malu-malu menyebut target Liga 1 tahun depan adalah hal mutlak.

Bagaimana dengan klub-klub lain? Ya, mereka ada yang tetap cool, tak peduli dengan gerakan empat klub itu, dan fokus menyiapan tim sendiri. Beberapa tim bahkan sudah mulai persiapan, dengan merekrut pemain dan tim pelatih.

Tapi ada juga yang masih wait and see, cenderung hati-hati untuk memulai persiapan, sembari menunggu kepastian liga bergulir. Kejadian tahun lalu, kompetisi batal, yang berimbas kerugian finansial, masih menjadi trauma tersendiri.

Sementara klub-klub yang selama ini dikenal selalau bermasalah dengan masalah finansial, juga belum bergerak. Sebagian masih “melongo”, apalagi melihat empat klub seleb yang akan jadi pesaing mereka.(*)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Jafri Sastra Resmi jadi Pelatih Muba Babel United

Menunggu Pemilik “Kursi Panas” Pelatih Semen Padang FC 2021