in ,

Kursus Pelatih Lisensi C Ditutup Ketua PSSI Sumbar, Indra Dt Rajo Lelo: Jika Dipercayai, Asprov Siap Gelar B AFC

Sepakbola Sumbar

Indra Dt Rajo Lelo tengah memberikan sambutan penutupan kursus

Padang, bolabeten – Ketua Asprov PSSI Sumatera Barat, H. Indra Datuak Rajo Lelo menutup resmi kegiatan kursus pelatih lisensi C Diploma PSSI di Padang, Kamis (24/12/2020).

Indra Datuak Rajo Lelo mengucapkan terima kasih atas kepercayaan penuh PSSI Pusat yang mempercayai Asprov PSSI Sumbar untuk melaksanakan kursus C Diploma PSSI, 14 – 24 Desember 2020) di Padang.

Dalam penutupan yang dilakukan di Stadion H. Agus Salim, Indra menambahkan, Asprov melaksanakan kursus peningkatan dan pengembangan kualitas pelatih ini karena ambil peran langsung dalam menjalankan program pembinaan stake holders persepakbolaan nasional.

“Saya berharap dengan kursus ini akan banyak memunculkan pelatih-pelatih sepakbola berkualitas sebagai upaya meningkatkan SDM persepakbolaan nasional,” ujarnya dihadapan 26 peserta khusus.

“Memang tidak semua yang dilakukan berjalan sempurna. Untuk kami Asprov PSSI Sumbar selalu minta petunjuk kepada PSSI Pusat, berkoordinasi dalam menjalankan semua pragram PSSI,” jelasnya.

“Kita juga selalu siap jadi penyelenggara jika dipercaya lagi oleh Pusat untuk pelaksanaan kursus-kursus berikutnya. Khususnya lanjutan kursus kepelatihan ini, lisensi B AFC,” imbuhnya.

Sedangkan Yeyen Tumena, Coaching Education PSSI yang yang hadir langsung di penutupan ini,, mengatakan persepakbolaan Indonesia akan lebih baik kedepannya oleh orang Indonesia sendiri.

“PSSI dalam kondisi pandemi Covid-19 sekarang, tak mau kalah dengan keadaan dengan tetap menjalankan program peningkatan SDM kepelatihan,” ujarnya.

Yeyen memastkan PSSI konsisten menyelenggarakan kursus–kursus pelatih di masa pandemi ini tentu memperhatikan protokol kesehatan.

“Kompetisi memang terhenti, Tapi kita PSSI tidak boleh kalah oleh pandemi. Tak boleh berhenti dalam menjalankan program lainnya. Yang bisa terus dilakukan, ya menjalankan program peningkatan kualitas kepelatihan. karena di tangan pelatih-pelatih inilah perubahan ke arah lebih baik persepakbolaan Indonesia bisa dilakukan,” ucapnya.

“Perbaikan sepakbola Indonesia tidak hanya menyagnkut kompetisi saja. Juga dengan sistem kepelatihan. Saya harapkan setelah ini, rekan-rekan pelatih mempergunakan sertifikat pelatihnya bukan untuk gagaha-gagahan. Telurkan ke anak asuh masing-masing agar harapan kita dalam meningkatkan lkualitas persepakbolaan Indonesia tercapai,” sambungnya.

“Ada 3 layer PSSI dalam melakukan perubahan. Politis, Manajerial dan Praktisi. Nah, peranan rekan-rekan pelatih di sisi praktisi ini,” tukasnya.

Usai penutupan, dihelat laga persahabatan antara IPRC Padang yang diperkuat Yeyen Tumena dan deretan legenda Semen Padang FC, diantaranya Delfi Adri melawan tim Pelatih Kursus C Diploma PSSI.

Turut hadir menyaksikan Hendra Dupa (Sekum Asprov PSSI SUmbar) Mastilizal Ye (Ketua Askot PSSI Padang), Afriyuzar (Exco Bidang Teknik dan SDM PSSI Padang), April, S.Pd, M.Pd (Ketua Pelaksana) dan jajaran panitia pelaksana, Instruktur PSSI Syafrianto Rusli dan asisten Jhon Arwandi.

“Alhamdulillah, kursus dari 14 Desember sampai berakhir hari ini, tangal 24 Desember berjalan lancar. Saya selaku Ketua Pelaksana, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Perwakilan PSSI Pusat, Ketua Asprov PSSI Sumbar dan jajarannya, Ketua Askot PSSI Padang, Instruktur serta para peserta,” ujar April. (*)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Dispora Padang Percantik TERATAI dengan Seluncuran Waterboom

Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia Terancam Ditunda Hingga 2023