in , ,

Kursus AFC Pro 2020 Dijadwalkan September, Siapa Saja dari Sumbar?

Padang, bolabeten – Setelah tertunda beberapa bulan karena wabah Covid-19, PSSI akan kembali menggelar lisensi pelatih AFC Pro tahun ini. Ada 22 juru taktik yang ambil bagian dalam kursus yang dijadwalkan digelar September 2020 mendatang.

Seharusnya kursus dimulai pada 23 Maret lalu. Namun, karena pandemi Covid-19, pelatihan AFC Pro harus tertunda. Lantas, kapan kursus dimulai? “Kami sempat diberi info kalau kursus diadakan September nanti. Tapi masih harus menunggu izin dari AFC dulu,”kata Weliansyah, salah satu calon peserta, Sabtu (18/7).

Assiten pelatih Semen Padang FC itu tidak keberatan kalau kursus dimulai September. Sebab, dia memang sudah tidak sabar memulai modul pertama sebelum mendapat lisensi AFC Pro. Jika kursus dimulai September, Weli tetap bisa mendampingi tim berlatih untuk persiapan lanjutan Liga 2 yangd igelar Oktober.

Menurut pria 54 tahun itu, tinggal bagaimana pintar-pintar membagi waktu. Yakni, antara mendampingi tim berlatih dan mengikuti kursus via daring. Hanya, sampai saat ini, skuad Kabau Sirah belum menentukan kapan latihan dimulai. Pihak manajemen jkuga belum memberikan arahan kepada tim pelatih. Sebab, mereka masih menunggu kepastian dari federasi.

Weli mengaku sangat antusias bisa segera mengikuti kursus, kemudian mengantongi lisensi AFC Pro.”Bagi saya, lisensi AFC Pro sangat penting. Apalagi ke depan pelatih kepala harus sudah berlisensi AFC Pro,” terang Uston. PSSI memang tengah menggodok kemungkinan aturan soal pelatih. Yakni, pelatih kepala di Liga 1 2022 harus sudah punya lisensi AFC Pro.

Saat ini, Welia baru mengantongi lisensi A AFC. Lisensi itu sama denga lisensi Jafri Sastra dan Hendri Susilo, dua pelatih asal Sumbar lainnya yang masuk daftar peserta AFC Pro tahun ini. Weli termasuk pelatih yang sangat direkomendasikan ikut, karena statusnya salah satu peserta terbaik saat mengambil lisensi A AFC awal 2019 lalu.

Berikut ini adalah daftar lengkap peserta pengambilan lisensi AFC Pro oleh PSSI di tahun 2020; Herrie Setiawan, Eko Purjianto, Rasiman, Bima Sakti, Francis R Wewengkang, Uston Nawawi, Nova Arianto, Firmansyah, Satia Bagdja Ijatna, Ricky Nelson, Mahruzar Nasution, Fakhri Husaini, Hendri Susilo, Miftahudin, Jafri Sastra, Putu Gede, Kartono Pramdhan, Weliansyah,  Kim Sam Kik (Republik Korea), Maruful Kague (Bangladesh), Subramani (Singapura), Simon McMenemy (Skotlandia).

Saat ini, Indonesia memiliki 20 pelatih lokal berlisensi kepelatihan AFC Pro, yang dinyatakan lulus kursus AFC Pro 2019; Mereka adalah Djajang Nurdjaman, Bambang Nurdiansyah, Aji Santoso, Wolfgang Pikal, Rudy Eka, Priyambada, Joko Susilo, Liestiadi, Hanafing, dan Tony Ho. Kemudian Emral Abus, Rahmad Darmawan, Iwan Setiawan, Nilmaizar, Indra Sjafri, Widodo Cahyono Putro, Yeyen Tumena, Mundari Karya, Yunan Helmi, Syafrianto Rusli, dan Seto Nurdiantoro.

Jika Weli, Jafri, dan Hendri Susilo lulus nantinya, maka mereka akan melengkapi daftar pelatih penyandang lisensi AFC Pro asal Sumbar yang sebelumnya sudah dimiliki Emral Abus, Nilmaizar, Syafrianto Rusli, Indra Sjafri, dan Yeyen Tumena.(*)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Laws of The Game dan Match Regulation itu beda

Sebut Kualitas Sepakbola Indonesia Masih Rendah di Level Dunia, Indra Sjafri Dinilai Plin-plan