in ,

Kronologis 12 Klub Top Eropa Dirikan European Super League, Liga Champions Terancam

Hadirnya kompetisi baru ini membuat heboh sepakbola Eropa

Madrid, bolabeten – Sebanyak 12 klub top Eropa menjadi klub pendiri kompetisi baru European Super League, dan dua belas klub itu telah menyatakan konfirmasinya sebagai klub pendiri kompetisi ESL, Senin (18/4) dinihari WIB.

Hadirnya kompetisi baru ini membuat heboh sepakbola Eropa, karena salah satu imbasnya adalah, bisa mengancam Liga Champions Eropa, sebagai kompetisi terbaik di Eropa.

Dari Liga Spanyol tiga klub raksasa LaLiga masuk dalam klub pendiri Super League yaitu Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid. Bahkan, Presiden Real Madrid Florentino Perez juga dipercaya menjadi Ketua European Super League.

Sementara itu dari Italia, juara bertahan Serie A sembilan musim berturut-turut Juventus juga ikut menyatakan kesiapan dalam liga baru ini. Selain Juventus, AC Milan dan Inter Milan juga ikut masuk dalam daftar European Super League.

Sedangkan, Liga Inggris memiliki wakil paling banyak dalam daftar klub pendiri European Super League. Dari Liga Inggris terdapat enam klub yang menyetujui menjadi bagian dalam penggagas liga baru ini, yaitu: Manchester United, Liverpool, Manchester City, Arsenal, Chelsea, dan Tottenham Hotspur.

Selain 12 klub tersebut, tiga tim lagi bakal bergabung dalam waktu dekat untuk menggenapkan menjadi 15 klub pendiri.

Kompetisi European Super League akan diikuti 20 klub Eropa yang terdiri dari 15 klub pendiri dan lima tim lain yang akan dipilih berdasarkan performa di kompetisi domestik Eropa pada musim sebelumnya.

Kompetisi ini rencananya mulai bergulir pada musim 2023-2024 dengan digelar setiap pertengahan pekan di bulan Agustus hingga Mei.

Ke depannya, klub pendiri berharap dapat mengadakan diskusi dengan UEFA dan FIFA untuk bekerja sama dalam kemitraan guna memberikan hasil terbaik untuk Liga baru dan sepak bola secara keseluruhan.

Pembentukan European Super League terjadi pada saat pandemi global telah mempercepat ketidakstabilan model ekonomi sepak bola Eropa yang ada.

Selanjutnya, selama beberapa tahun, Klub Pendiri berkeinginan untuk meningkatkan kualitas dan intensitas kompetisi Eropa yang ada sepanjang musim, dan menciptakan format kompetisi untuk klub dan pemain top untuk bersaing secara teratur.

Pandemi telah menunjukkan bahwa visi strategis dan pendekatan komersial yang berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan nilai dan dukungan demi kepentingan seluruh piramida sepak bola Eropa.

Dalam beberapa bulan terakhir, diskusi telah dilakukan dengan para pemangku kepentingan sepak bola mengenai format kompetisi Eropa di masa depan.

Setelah dimulainya kompetisi pria, liga wanita juga akan diluncurkan untuk membantu memajukan dan mengembangkan sepak bola wanita.

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Kapten Semen Padang FC 2020 Resmi Berlabuh di Sriwijaya FC

Aidil Usman Diarra, Wajah Afrika Dikira Pemain Naturalisasi dan Pesan Ayah dari Mali