in , ,

Kata KJ: Semen Padang FC Satu-satunya Tim BUMN yang Masih Tersisa, Harus Dipertahankan dan Dikelola Profesional

Padang, bolabeten – Komisaris PT. Kabau Sirah Semen Padang (KSSP), Khairul Jasmi mengatakan, aktifitas sepakbola di Indonesia harus kembali berjalan. Walau ditengah Pandemi Covid-19, tapi seharusnya hal itu tak menjadi halangan setiap orang bekerja dan berkarya, termasuk di sepakbola.

Pria yang akrab disapa KJ itu mengungkapkan hal itu dalam webinar bertajuk; “Kabau Sirah tetap survive di tengah pandemi” live streaming di channel Yuo Tube resmi tim, Selasa (28/7/2020) petang.

Alasan KJ, mengapa kompetisi bola harus dihidupkan kembali, karena sepakbola itu menyangkut banyak hal, termasuk soal kehidupan bagi para pelaku bola, penting bagi pebisnis, juga menyangkut kegairahan dan kegembiran orang banyak, khusunya suporter tim.

KJ yang dalam forum daring itu bertindak selaku pengamat bola menyebutkan, pandemi ini, termasuk di di Indonesia membuat kita harus mengalihkan takdir ke arah takdir yang lebih baik. Terkait bola, wartawan senior ini mengibaratkan sepakbola dengan Rumah Makan Padang.

“Jika rumah makan Padang dan sepakbola berhenti, berarti negeri ini sedang ada masalah. Itu saja tolak ukurnya. Sekarang Rumah Makan Padang sudah buka kembali, artinya bola juga harus jalan.”katanya.

Bahkan dia juga membandingkan sepakbola dengan Pilkada yang digelar Desember nanti. Potensi keramaian dan kerumunan jauh lebih besar Pilkada dari sepakbola. Untuk Pilkada di Sumbar saja, diperkirakan 300 ribu orang akan datang langsung ke TPS.

“Artinya Pilkada saja boleh digelar, apalagi bola yang hanya akan dihadiri pemain kedua tim, tambah official, wasit, dan jika semuanya yang terlibat mungkin hanya ada 100 orang.”tegas KJ.

Menyangkut Semen Padang FC, KJ menegaskan tim harus tetap ikut kompetisi lanjutan Liga 2. Sebagai satu-satunya BUMN yang masih memiliki tim sepakbola, Semen Padang FC telah mendapat “restu” dari Menteri BUMN agar eksistensi tim ini harus dipertahankan.

“Jadi, Ketua BUMN di Jakarta (Menteri BUMN) menitipkan harapan sebagai satu-satunya tim sepakbola BUMN yang masih ada di kompetisi nasional, tim ini harus dipertahankan dan dikelola secara profesional. Sehingga ke depan tim legendaris ini tetap bisa menghasilkan pemain-pemain nbasional. Dari sini keatas, mari kita bersama-sama menggairahkan kembali bola di Sumbar.”tutup KJ. (*)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Iwan Bule Main “Daram” Saja, Pertama Kali di Dunia Ketua Federasi jadi Manejer Timnas

Uji Coba : Diperkuat Vendy Mofu dan Ulul Azmi, Badai Laut diimbangi Tim Minangkabau Cup Kec. Koto Tangah