in ,

Kasus “11 vs 12” dari kaca mata Laws of The Game

Sepakbola Sumbar

Laws of The Game/Foto: Twiter IFAB

Padang, bolabeten – Kasus 11 pemain vs 12 pemain yang terjadi pada pertandingan Babak 8 Besar Kompetisi Askot PSSI Padang 2020 di lapangan sepakbola Brandon, Padang, Jumat (4/12/2020) punya nilai positif bagi media ini bolabeten.com.

Fokus sebagai media yang menyajikan pemberitaan sepakbola, kasus tersebut membuat bolabeten mencari referensi pada pihak yang berkompeten untuk memberikan edukasi, sesuai sumber Laws of The Game (LOTG) yang dikeluarkan IFAB, Lembaga resmi yang menentukan aturan permainan sepakbola, dan digunakan oleh FIFA.

Pencerahan atas LOTG ini disampaikan oleh salah satu Instruktur Wasit Nasional PSSI dan juga seorang Komite Wasit Asprov PSSI Sumbar yang dikonfirmasi pada Minggu (6/12/2020).

Yulius Dede, menjelaskan dengan mengurainya berupa perumpaan sebuah soal. “Pemain tim A NP (Nomor Punggung) 7 mengalami cidera. Lalu pemain itu digantikan dengan pemain NP 5. Pergantian sudah dilakukan. Pemain A NP 7 tadi masih berada di pinggir lapangan, karena perawatan”, katanya.

“Rupanya, pemain A NP 7 ini masuk ke lapangan tanpa sepengetahuan wasit dan ikut mencampuri permainan selama 3 menit atau lebih. Tahunya, ada salah satu dari official tim lainnya (lawan) yang mengetahui kalau tim A bermain dengan jumlah 12 orang,” sambungnya.

APA TINDAKAN WASIT? LAWS OF THE GAME 2019/2020: Wasit memberhentikan permainan ketika mengetahui kejadian tersebut. Mengusir pemain tersebut dan memulai kembali permainan, tergantung di mana keadaan wasit memberhentikan permainan,” terangnya

“Kalau menghentikan permainan ketika pemain NP 7 itu mencampuri permainan, maka dimulai dengan tendangan bebas langsung untuk lawannya. Atau pinalti bila di dalam pinalti area, keuntungan bagi lawannya,”

“Tetapi kalau wasit menghentikan permainan ketika NP 7 tidak mencampuri permainan, permainan di mulai dengan tendangan bebas tidak langsung untuk lawannya. Permainan dilanjutkan kembali. Itu jawabannya,” sebutnya. .

Melanjutkan tanggapannya sebagai seorang Komite Wasit. Yulius Dede mengatakan wasit harus selalu memonitor jalannya permainan. Dalam pergantian pemain harus extra hati-hati. Karena dalam peraturan sekarang, pergantian pemain yang di ganti boleh keluar di mana saja asal tidak mengganggu jalannya permainan dan masuk harus dari sisi tengah.

“Wasit cadangan atau official ke empat wajib melihat dan memonitor pemain yang di ganti. Dan asisten wasit yang terdekat, di mana pemain tersebut keluar memberikan isyarat apabila pemain tsersebut masuk kembali,” jelasnya.

Terakhir, sosok yang pernah menyandang lisensi wasit FIFA itu berharap kejadian 11 vs 12 tersebut tidak terjadi kembali.

“Wasit yang bertugas diberikan sanksi oleh Komite, kerena kelalaian dalam pelaksanaan tugas. Mohon maaf kalau ada kekurangan, terima kasih,” katanya mengakhiri konfirmasi dengan media ini.

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Perangkat Pertandingan Klarifikasi Duel 11 vs 12 Liga Askot Padang

Tes Fisik Awali TC Timnas Indonesia U-16 di Yogyakarta