in , ,

SukaSuka

Kalang Kabut Carikan PAD Pemprov Sumbar di era Covid-19, Pengelola GOR benahi estetika Stadion bersama Jotun

Polos Production

Pengecatan ulang stadion menggunakan Cat Jotun

Padang, bolebeten – Mewabahnya corona virus (Covid-19) plus pemberlakuan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) telah menghentikan hiruk pikuk pemakaian sarana dan prasarana kawasan GOR (Gelanggang Olah Raga) H. Agus Salim, Padang, dari aktifitas olahraga.

CV. Polos, pihak pengelola kawasan olahraga miliik Pemprov. Sumbar, mau tidak mau kesulitan dalam mencarikan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Semua fasilitas olahraga GOR H. Agus Salim, sepi pemakaian dan tentu mengurangi pendapatan dari sewa.

“Komitmen dan tanggung jawab ikatan kerjasama yang terjalin sejak awal 2020 wajib dipenuhi. Kami terus memelihara, memperbaiki dan menata kawasan olahraga disini,” ucap Renol Fadhli, dari CV. Polos, kepada wartawan, Sabtu (20/6/2020).

Renol, sering disapa Palek, memang mengakui saat ini minus pendapatan. Justru banyak menalangi operasional dan beban biaya untuk anggota di lapangan. Tapi, Ia tetap wajib memikirkan pembenahan kawasan GOR.

“Memang situasinya pelik. Covid-19 batasi berkumpulnya orang banyak. Ini berimbas minimnya aktifitas pemakaian sarana olahraga yang kami kelola” tukasnya.

Ia berpikir keras dan inovatif. Hasilnya, sukses menggandeng produk cat terkenal di Indonesia, Jotun, untuk memperindah estetika bangunan Stadion H. Agus Salim, Padang.

“Tapi, Alhamdulillah, Jotun mau melakukan pengecatan ulang bangunan Stadion H. Agus Salim. Pengerjaannya sudah dimulai tiga hari lalu, Kamis (18/6),” ucapnya.

Palek menyebutkan untuk pengerjaan awal sisi barat stadion, pintu utama. Diteruskan ke semua sisi dalam tribun Utara, Selatan dan Timur.

“Kita kombinasikan semua sisi tribun dengan warna kebesaran urang Minang. Marawa. Hitam, Kuning dan Merah. Insha Allah dalam dua pekan ini. Bangunan stadion sudah bagus lagi,” tambahnya.

Palek berterima kasih atas kepedulian Jotun yang melirik Stadion H. Agus Salim untuk produk mereka. Sejalan sekali terhadap program pembenahan, perbaikan dan pemeliharaan stadion ke arah yang lebih baik.

Sebelumnya, toilet, menyediakan tempat sholat, penataan ruangan-ruangan dan perawatan lapangan di dalam stadion sudah kami lakukan,” terangnya.

Sementara itu, Ozzi Rahmawan, Sales Consultant Area Sumbar dari Jotun senada dengan alasan mereka melakukan pengecatan stadion. Serupa yang diutarakan pengelola, yaitu memperindah, mempercantik dan memperbaiki estetika.

“Milenial yang berolahraga disini banyak yang selfie untuk media sosial. Ini yang membuat Jotun tertarik benahi estetika stadion agar terlihat fresh,” tuturnya.

“Selain itu,¬†Jotun bisa mengenalkan produk kepada kaum muda milenial tersebut Sesuai dengan kampanye product knowledege kami,” ulasnya (*)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Aneh, Pelatih Juara AFF U-19 Sebut Pelatih yang Mengalahkan Jerman di Piala Dunia Hilang Kepercayaan Diri

Shin Tae Yong Bukan Pelatih Kaleng-kaleng Takkan Asal Jeplak, PSSI Saja yang Mencla-mencle dan Arogan