in ,

Jadwal Bola Dinihari Nanti: Final Liga Europa, Sevilla vs Inter Milan Live di SCTV

Jadwal Bola Dinihari Nanti: Final Liga Europa, Sevilla vs Inter Milan Live di SCTV

Koln, bolabeten – Liga Europa edisi 2019-2020 telah memasuki fase akhir. Dua tim terkuat, Inter Milan dan Sevilla, siap bertarung di final demi naik podium juara. Laga final ini tersaji dinihari nanti, Sabtu (22/8) dinihari WIB di RheinEnergieStadion, Jerman, dengan waktu kick-off pukul 21.00 waktu setempat atau pukul 02.00 WIB.

Sevilla punya rekam jejak lebih oke soal penampilan pada final Liga Europa. Dari lima kali mentas di partai puncak, sang wakil Spanyol selalu berakhir sebagai kampiun. Bahkan mereka mengukir prestasi fenomenal dengan torehan hattrick juara pada 2013–2014, 2014-2015, dan 2015-2016.

Belum pernah ada tim selain Sevilla yang mampu menjuarai kasta kedua antarklub Eropa sebanyak tiga musim beruntun. Dua titel lainnya juga diperoleh secara berturut-turut dalam edisi 2005-2006 dan 2006-2007.

Sementara itu, Inter menderita satu kekalahan dari empat kali manggung pada final Liga Europa. Satu-satunya momen pahit tersebut terjadi sewaktu mereka jumpa Schalke pada edisi 1996-1997.

“Ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Kami bakal melawan tim dengan pengalaman paling banyak dan yang telah memenangi gelar terbanyak selama dekade terakhir dalam kompetisi ini,” kata pelatih Inter saat ini, Antonio Conte. Adapun Inter menjadi juara saat musim 1990-1991, 1993-1994, serta 1997-1998.

Inter Milan dibayangi memori kelam jelang duel final Liga Europa melawan Sevilla. Bagi Il Biscione alias Si Ular, jukulan Inter, kemenangan adalah harga mati guna menjaga gengsi sebagai wakil Italia terakhir di kompetisi Eropa musim ini.

Masalahnya, Jerman bukanlah tempat bersahabat bagi pasukan kota mode Negeri Piza. Mereka pernah punya kenangan pahit tatkala melakoni final Liga Europa di sana melawan Schalke pada edisi 1996-1997.

Saat itu, kompetisi masih menggunakan format dua leg dengan pertandingan tandang dan kandang. Inter lebih dulu mendapat jatah melawat ke markas Schalke di Parkstadion.

Mengandalkan Maurizio Ganz yang sedang tajam, Nerazzurri justru menderita kekalahan 0-1 akibat gol tunggal Marc Wilmots. Hasil tersebut membuat Inter memikul beban defisit satu gol ketika menjalani leg kedua di kandang.

Saat gantian bermain di Stadion Giuseppe Meazza, Inter berhasil menyudahi duel dengan kemenangan 1-0 sehingga agregat imbang dan memaksa duel berlanjut ke adu penalti. Memang dasar belum jodoh dengan trofi, Inter gagal juara setelah tumbang dalam babak adu tos-tosan.

Ivan Zamorano dan Aron Winter menjadi dua dari tiga eksekutor Inter yang tak mampu menyumbang skor lewat titik putih. Di kubu lawan, keempat algojo Schalke sanggup mencetak gol. Jika ditotal, Inter sudah mencicipi empat final Liga Europa. Hasilnya adalah mereka tiga kali naik podium juara dan sekali menjadi runner-up.(*)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Jafri Sastra Senang, Mitra Kukar FC bermain di Grup Pekanbaru

Status tuan rumah dan faktor cuaca panas di Pekanbaru, lambungkan optimisme PSPS Riau naik ke Liga 1