in ,

Iwan Bule : In Memoriam Satia Bagja, PSSI dan Indonesia kehilangan putra terbaik di Sepakbola Nasional

Alm. Satia Bagja ketika melatih Timnas Wanita Indonesia/Dok. PSSI

Jakarta, bolabeten – Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriwan turut merasakan kehilangan besar atas kepergian Allmarhum (Alm) Satia Bagja, eks. pelatih Tim Nasional (Timnas) Wanita Indonesia Asian Games dan Piala AFF 2018, yang meninggal dunia pada Senin malam, sekira jam 20.45 WIB di Rumah Sakit Hermina Grand Wisata Tambun, Bekasi.

Alm. Satia Bagja tutup usia 60 tahun setelah mendapatkan perwatan di Rumah Sakit, selain menangani Timnas Wanita Indonesia, juga pernah menduduki posisi asisten pelatih Timnas Indonesia U-23 pada SEA Games 2011 dan 2013.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. PSSI ikut berduka cita atas berpulangnya mantan pelatih timnas wanita Indonesia, Satia Bagdja. Semoga amal perbuatan beliau selama hidup diterima dan mendapatkan tempat terbaik disisi Allah SWT,” kata Iwan Bule alias Mochamad Iriawan.

“Sepakbola Indonesia kehilangan salah satu insan terbaiknya. PSSI dan Indonesia merasa kehilangan salah satu putra terbaik yang pernah dimiliki oleh bangsa kita dalam hal sepak bola,” tambahnya.

Mengenang, Alm. Satia Bagja, Ia pada Asian Games 2018 membawa timnas wanita Indonesia berada di posisi ketiga klasemen Grup A, dengan meraih tiga poin dari satu kemenangan dan dua kekalahan. Sedangkan di Piala AFF Wanita 2018 skuad Garuda Pertiwi mengakhiri di posisi ketiga Grup B, mengumpulkan dua angka.

Alm. Satia Bagdja juga pernah berkarier di klub, ia menjadi asisten pelatih di Persija Jakarta, Arema FC, dan Sriwjaya FC. Ia juga ikut mendampingi pelatih Rahmad Darmawan ketika menukangi klub Malaysia, T-Team. Pada Juli 2019, Satia Bagdja menangani Persiba Balikpapan di Liga 2.

“Selamat jalan coach Satia Bagdja Ijatna, terimakasih untuk pengabdiannya di sepak bola Indonesia!” (*)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Resmi, Liga Italia Musim 2020-2021 Dimulai pada 19 September 2020

PSKC Cimahi lihat Liga 2 2020 tak ada kejelasan, Dimas Sumantri cs batal ikuti latihan perdana