in ,

Bangkit dari ketinggalan, Arsenal tundukan Chelsea (2-1) di Final FA 2020

Aubameyang dan Arteta

Selebarasi pemain Arsenal/foto : situs resmi Arsenal

London, bolabeten – Arsenal bangkit dari ketinggalan dan kemudian mengubur mimpi Chelsea untuk merengkuh Piala FA 2020 di Stadion Wembley, London, Inggris, Sabtu (1/8/2020) waktu setempat (Minggu, 2/8/2020, WIB)

Di pertandingan final tanpa penonton, antisipasi Covid-19, Arsenal berbalik menang guna meninggalkan gol cepat Chelsea di menit 4 yang diciptakan Pulisic. Adalah penalti Pierre-Emerick Aubameyang, menit 25 dan sontekannya menit 67, yang mengunci skor akhir (2-1) untuk kemenangan Arsenal.

Raihan Trophy FA Cup ke-14 musim 2020 ini menorehkan sejarah bagi Mikel Arteta, manager coach Arsenal. Ia menjadi orang ke-18 yang menjuarai Piala FA, sebagai pemain maupun pelatih.

Arteta melebihi pencapaian George Graham bersama Arsenal yang juara sebagai pemain pada 1970/71 dan pelatih pada 1992/93. Semasa bermain, Ia meraih dua kali Piala FA dengan Arsenal pada 2013/14 dan 2014/15.

Jalannya Pertandingan

Kedua tim segera saling ancam sejak awal babak pertama. Belum genap lima menit pertandingan berjalan, Chelsea memimpin lewat aksi umpan tumit cantik kiriman Olivier Giroud yang diselesaikan dengan sontekan sempurna oleh Pulisic demi memperdaya Martinez.

Arsenal hampir membalas tetapi tembakan Nicolas Pepe masih bisa dijinakkan tanpa kesulitan oleh kiper Willy Caballero, sebelum kemudian peluang Pulisic menggandakan keunggulan Chelsea dihentikan Martinez.

Pada menit ke-25, selebrasi para pemain Arsenal menyambut keberhasilan Pepe menyarangkan bola ke gawang Chelsea harus terhenti.  Asisten Wasit sudah duluan mengangkat bendera off side. 

Semenit berselang, Arsenal mendapat peluang bagus setelah Aubameyang merangsek ke kotak penalti lawan dan terpaksa dijatuhkan oleh kapten Chelsea Cesar Azpilicueta. Wasit Anthony Taylor menunjuk titik putih. Taylor sempat berkonsultasi lama sebelum VAR mengesahkan keputusannya. Aubameyang yang jadi algojo Arsenal sukses memperdaya Caballero. Kedudukan (1-1).

Tak lama berselang Chelsea harus kehilangan Azpilicueta yang cedera hamstring. Andrea Christensen masuk menggantikannya. Chelsea kehilangan kendali permainan. Namun, sampai jeda kedudukan tidak berubah sama kuat.

Chelsea memasuki babak kedua dengan cukup percaya diri dan Pulisic kembali menebar ancaman lewat tusukannya melewati Rob Holdin, sayang talenta Amerika Serikat itu kemudian terkapar memegangi hamstring dan ditarik keluar digantikan Pedro Rodriguez.

Arsenal berbalik unggul pada menit ke-67 lewat gol kedua Aubameyang yang tenang menerima bola sodoran Pepe sebelum mengecoh Kurt Zouma dan melepaskan sontekan memperdaya Caballero.

Situasi kian memburuk bagi Chelsea sebab enam menit kemudian mereka harus merampungkan pertandingan dengan 10 pemain, setelah Mateo Kovacic menerima kartu kuning kedua dan diusir dari lapangan oleh Taylor.

Tensi pertandingan kemudian menjadi tegang dan Taylor mengeluarkan tiga kartu kuning beruntun dalam insiden yang tak perlu, satu untuk bek Chelsea Antonio Ruediger serta dua lainnya untuk gelandang Arsenal Dani Ceballos dan manajernya Mikel Arteta.

Lampard lantas melakukan tiga pergantian pemain langsung untuk mengatasi keadaan, mengirimkan Tammy Abraham, Ross Barkley dan Callum Hudson-Odoi masing-masing menggantikan Giroud, Mason Mount dan Ruediger. Hal itu tampak cukup manjur bagi Chelsea yang terlihat lebih hidup, namun tetap tak banyak peluang bisa diciptakan.

Chelsea harus menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain setelah Pedro cedera pada injury time. Laga pun molor, karena Pedro harus ditandu keluar dengan menggunakan alat bantu pernafasan.

Injury time yang sedianya hanya berlangsung tujuh menit bertambah lama. Wasit meniupkan tanda akhir pertandingan di menit ke-104. (*)

Susunan Pemain:

Arsenal (3-4-3): Emiliano Martinez; Rob Holding, David Luiz (Sokratis Papastathopoulos), Kieran Tierney (Sead Kolasinac); Hector Bellerin, Dani Ceballos, Granit Xhaka, Ainsley Maitland-Niles; Nicolas Pepe, Alexandre Lacazette (Edward Nketiah), Pierre-Emerick Aubameyang

Chelsea (3-4-3): Willy Caballero; Cesar Azpilicueta (Andreas Christensen), Kurt Zouma, Antonio Ruediger (Callum Hudson-Odoi); Reece James, Jorginho, Mateo Kovacic, Marcos Alonso; Mason Mount (Ross Barkley), Olivier Giroud (Tammy Abraham), Christian Pulisic (Pedro Rodriguez)

sumber : antara news

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Regulasi Liga 2 2020 dari PSSI maupun LIB masih ‘buram’, AA (KS) Tiga Naga ‘pending’ panggil pemain ke Pekanbaru

Rangkap jabatan Ketua Asprov Kaltim, Exco Pusat dan Plt. Sekjen oleh Yunus Nusi diklaim bukan pelanggaran Statuta