in ,

Insiden Ditanduk Zinedine Zidane 2006; Setelah 14 Tahun Materazzi Ungkap Kronologi Sebenarnya

ARCHIV - Die Kombo zeigt den Kopfstofl des franzˆsischen Nationalspielers Zinedine Zidane (l) im Endspiel Italien - Frankreich der Fuflballweltmeisterschaft 2006 in Berlin gegen Marco Materazzi (Archivfoto vom 09.07.2006). Der italienische Fuflball-Weltmeister Materazzi hat mehr als ein Jahr nach dem Berliner WM-Finale enth¸llt, was er zu Zidane gesagt hat. Nachdem Zidane festgehalten worden war, hatte der Materazzi angeboten, ihm das Trikot nach dem Spiel zu geben. ´Ich nehme lieber Deine Nutte von Schwesterª, sei seine Antwort gewesen, erkl‰rte Materazzi. Foto: WDR (zu dpa 0284 vom 18.08.2007) (ACHTUNG: Mobile Services OUT, Please refer to FIFA's Terms and Conditions) +++(c) dpa - Bildfunk+++

MILAN, bolabeten – Mantan bek Timnas Italia, Marco Materazzi akhirnya menceritakan kronologis sebenarnya di balik insiden Zinedine Zidane menanduknya pada final Piala Dunia 2006. Setelah 14 tahun, ternyata berbeda dari cerita yang selama ini beredar.

Salah satu momen paling ikonik dari partai puncak Piala Dunia 2006 antara Italia lawan Prancis, tentu saja momen ketika Zidane dikartu merah. Bintang Timnas Prancis kala itu harus mandi lebih cepat karena menanduk Materazzi tepat di bagian dadanya.

Selama bertahun-tahun ada banyak desas-desus tentang apa yang terjadi dan apa yang dikatakan orang Italia itu menyebabkan reaksi.

Namun dalam laporan terbaru AS, Minggu (3/5), Materazzi mengungkapkan semuanya, berbicara tentang fakta bahwa mereka telah bentrok beberapa kali sebelum Zizou naik pitam. “Tandukan Zidane? Saya tidak mengharapkannya pada saat itu,” katanya kepada outlet Spanyol AS dalam sebuah wawancara.

“Saya cukup beruntung bahwa seluruh episode mengejutkan saya karena jika saya mengharapkan sesuatu seperti itu terjadi dan telah siap untuk itu, saya yakin kami berdua akhirnya akan diusir.”

“Ada sedikit kontak di antara kami di daerah itu. Dia telah mencetak gol Prancis di babak pertama dan pelatih kami (Marcello Lippi) menyuruh saya untuk menjaganya. Setelah duel pertama di antara kami, saya meminta maaf tetapi dia bereaksi dengan buruk.”

“Setelah bentrokan ketiga, aku mengerutkan kening dan dia menjawab, ‘Aku akan memberikan bajuku nanti’. Aku menjawab bahwa aku lebih suka memiliki saudara perempuannya daripada bajunya.”ucap Materazzi.

Ucapan terakhir itulah yang membuat emosi Zidane meledak, karena saudara perempuannya disebut-sebut Materazzi. Tandukan fenomenal itulah yang menyelesaikan semuanya. Zidane pun langsung gantung sepatu setelah insiden itu.(*)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Striker Timnas Ukraina U-21 Sebut Liga Indonesia Seperti Surga-nya Sepakbola

Persela Raup Rp23,4 Juta dari Lelang Jersey, Memorabilia Choirul Huda Termahal