in ,

Gelar Online Class Referre dan Match Commissioner, Cara PSSI Jateng Lanjutkan Program SDM di masa Covid-19

Alil Rinenggo, narasumber online class referee PSSI Jateng/dok.pssi jateng

Semarang, bolabeten – Era pandemi Covid-19 (virus corona) bukan halangan bagi Asprov PSSI Jateng (Jawa Tengah) untuk melanjutkan program pengembangan dan peningkatan Sumber Daya Manusia mereka.

Itu setelah pada (27/6) sukses menggelar online class Match Commissioner, PSSI Jateng menuntaskan lagi online class Referee, Jumat, (37/2020). Melalui zoom meeting, sesi online class referee melibatkan 100 orang wasit C1 dan C2 PSSI Jateng.

Dibuka resmi Aam Ichwan, Komite Eksekutif dan Ketua Komite Wasit, 100 peserta menerima materi yang disuguhkan tiga orang narasumber, Alil Rinenggo, Suprihatin dan Budi Winarko, anggota Komite Wasit PSSI Jateng.

“Saya harap rekan-rekan wasit tetap menjaga kesehatan dan berlatih dikarenakan kompetisi berpotensi akan segera dilaksanakan kembali. Ini merujuk pada SK PSSI tentang kelanjutan kompetisi dalam keadaan luar biasa tahun 2020,” ucap Aam Ichwan dalam sambutannya.

Aam mengingatkan bahwa seorang wasit memiliki tugas penting dalam suatu pertandingan. Berfungsinya menjadi pengadil dalam lapangan permainan. Maka dituntut mampu menjaga kondisi kebugarannya tetap prima, agar keputusan-keputusannya dinilai adil sesuai peraturan permainan atau Laws of The Game.

“Meskipun dalam situasi pandemi seperti saat ini menjaga dan meningkatkan kebugaran adalah hal wajib yang tetap harus dilakukan dengan caranya masing-masing secara mandiri,” ulasnya.

dok : pssijateng

Selain hal tersebut, Aam menambahkan, wait dalam menjalankan tugasnya harus bisa membangun komunikasi yang baik dan bersikap seadil mungkin. Untuk itu diperlukan pula sebuah ketegasan dalam mengambil keputusan terhadap situasi yang terjadi dalam lapangan permainan.

“Untuk menjadi Wasit yang handal, baik serta siap dalam mengarungi kompetisi, maka diharapkan seseorang dengan profesi tersebut harus memiliki kemampuan menjadi pemimpin di lapangan, kecakapan berkomunikasi, konsisten dalam keputusannya, jujur, dan memiliki ketegasan”, sambung narasumber, Alil Rinenggo.

Di sesi akhir acara, dibuka diskusi yang dipandu para narasumber. Sebagian besar peserta yang merupakan wasit berlisensi C1 dan C2 tersebut saling berinteraksi dan sharing perihal persoalan yang dihadapi di lapangan saat bertugas, serta bagaimana mengatasinya.

Diskusi berjalan menarik dan mampu memberikan pemecahan masalah. Bahkan pada poin lain dapat memberikan pandangan atau masukan bagi Komite Wasit.

“Saya rasa kegiatan Online Class ini sangat positip dan memang dibutuhkan bagi kami yang berprofesi sebagai wasit sepakbola. Sembari mendengarkan, kami juga dapat berbagi pengalaman ketika mendapatkan kepercayaan bertugas,” ujar seorang wasit, Nanang Ristyanto, Wasit C1 asal Kab Jepara.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Asprov PSSI Jateng yang menginisiasi penyelenggaraan Online Class untuk yang pertama kali ini bagi para wasit. Semoga pengetahuan ini dapat kita serap dan nantinya dapat diterapkan dalam setiap mendapat kepercayaan bertugas,” tukasnya.

Kegiatan online class PSSI Jateng, merupakan yang pertama bagi para wasit dengan cara virtual di masa pandemi Covid-19 sekarang. Rencananya, akan berkelanjutan hingga beberapa seri.(*)

sumber : website PSSI Jateng

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Asprov PSSI Jateng Ajak Anggota Dialog Soal Pelaksanaan Liga 3 2020

Habis ‘Libur Corona’ Langsung Mengerikan dan Tim-tim Besar Dilibas, Ada Apa dengan AC Milan?