in ,

Gagal Menang Lawan 10 Pemain Klub Lokal, PSMS Medan Ternyata tak Terlalu “Mengerikan”

Medan, bolabeten – Gembar-gembor kekuatan PSMS yang dianggap menakutkan, ternyata tidak terlalu “mengerikan” dengen sederat pemain level Liga 1 miliknya. Dalam uji coba perdananya jelang bergulir Liga 2, PSM Medan gagal menang melawan klub lokal, padahal lawan bermain dengan 10 pemain.

Pelatih PSMS Medan, Philep Hansen, selepas timnya gagal menang dalam laga ujicoba melawan 10 orang pemain klub PSAD di Stadion Teladan, Medan, salah satunya karena lini pertahanan timnya masih bermasalah.

Dalam laga uji coba Selasa lalu itu, Philep bahkan menurunkan beberapa pilar utamanya, seperti Rachmad Hidayat, Sutanto Tan, dan Ferdinand Sinaga pun diturunkan dalam starting lineup. Sejatinya, tim dengan julukan Ayam Kinantan tersebut tampil cukup impresif menyerang pertahanan lawan.

Namun gol-gol dalam laga PSMS Medan melawan PSAD baru hadir pada jalannya babak kedua. PSMS Medan terlebih dahulu berhasil unggul 1-0 melalui salah satu pemain anyarnya, Rachmad Hidayat pada menit ke-55 melalui titik penalti.

Unggul satu angka, PSMS Medan tetap melancarkan serangan. Alhasil pada 10 menit kemudian, skuat Ayam Kinantan mampu menambah keunggulannya menjadi 2-0 melalui Hamdi Saula. Hamdi Saula yang masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua berhasil melesakkan bola ke gawang PSAD setelah memanfaatkan kemelut.

Tertinggal dua angka, PSAD ternyata tampil sangat agresif dalam permainan sehingga tak jarang pelanggaran pun terjadi. Bahkan salah satu pemain PSAD yakni Rizki Abdiansyah diberikan kartu merah oleh wasit atas pelanggaran kerasnya terhadap pemain PSMS medan.

PSAD pun harus berjuang bermain dengan 10 orang pemain dan mengejar ketertinggalannya. Bagaikan sebuah keajaiban, PSAD berhasil mengejar ketertinggalan dan menyamakan kedudukan hingga 2-2 dari waktu yang tersisa babak kedua. PSMS Medan pun harus gigit jari karena gagal meraih kemenangan meski sempat unggul dua angka.

Pasca pertandingan kontra PSAD, Philep Hansen mengungkapkan permasalahan yang menjadi kekurangan skuat Ayam Kinantan saat ini. “Kami memang masih bermasalah di pemain belakang, khususnya pemain belakang,” kata Philep Hansen seperti dilansir Tribun Medan.

“Disitu kami riskan. Makannya dua gol tadi terjadi karena permasalahan antisipasi heading di lini belakang,” ujar Hansen.

Meski gagal menang, Philep Hansen tetap mengambil sisi positif dari pelajaran yang didapatnya. Hansen juga dalam laga kontra PSAD telah melakukan rotasi untuk mencoba beberapa kekuatan PSMS Medan. Hanis Sagara yang menjadi pemain teranyar yang didatangkan oleh manajemen PSMS Medan pun juga ikut dimainkan pada babak kedua.(*)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Dari Jarak 11.752 km Eduardo Almeida Berikan Program Latihan untuk Semen Padang FC

Minangkabau Cup III-2020 ‘STOP’