in ,

Gabung dengan klub-klub besar Sumatera, Persekat akan buktikan “Tegal Ora Sepele”

Liga 2 2020

Manajemen Persekat Tegal saat memperkenalkan Amarzukih, Rivaldo Lestaluluhu dan M. Robby/foto : Media Persekat Tegal

Slawi, bolabeten – Salah satu klub promosi dari Liga 3 2019, Persekat Kabupaten Tegal, tidak terlalu mengkhawatirkan keberadaan mereka di grup D bersama PSMS Medan, Semen Padang FC, Sriwijaya FC, Persijap Jepara dan Sulut United dalam lanjutan kompetisi PSSI, Liga 2 2020 nanti.

CEO PT. Persekat Ki Gede Sebayu, (manajemen pengelola klub) Haron Bagas Prakosa mengaku tidak membebani para pemain terkait hasil pengundian yang dilakukan PT LIB (Liga Indonesia Baru), operator kompetisi PSSI tersebut.

Haron optimis dengan kekuatan tim sendiri meski calon lawan-lawan Persekat memiliki nama besar dan pengalaman di kompetisi kasta tertinggi nasional.

“Saya hanya akan berikan semangat dan motivasi untuk bermain “all out” di setiap pertandingan. Jangan beri kesempatan musuh kembangkan permainan, langsung berikan pressure,” tuturnya.

“Optimalkan permainan agar kita bisa ambil angka di setiap pertandingan yang dihadapi,” imbuhnya.

Rasa percaya diri yang kuat Persekat Tegal juga disampaikan Fendy Yan, salah satu anggota komunitas suporter mereka, Skaterz.

Fendy Yan yang kerap melakukan kegiatan-kegiatan sosial berharap para pemain Persekat tidak ciut nyali dan bermain sepenuh hati.

“Meskipun tidak dapat mendampingi karena regulasi tanpa penonton, kami tetap mendukung dan mendoakan Persekat dari Tegal. Buktikan Tegal ora sepele,” tegasnya.

Persekat Tegal dilatih duet Nazal Mustofa dan Dwi Priyo Utomo. Untuk kali pertama muncul pada kompetisi Liga 2 2020 ini mengandalkan tiga sosok pemain berpengalaman di pentas sepakbola nasional. Mereka adalah Muhammad Roby, Amarzukih, Qischil Gandrum Miny. (*)

Persekat Kabupaten Tegal Liga 2 2020. Syaful Amar, Sadam Silvano, Aggun Riyansyah (PENJAGA GAWANG); Adhe Owen, Fikron Afriyanto, Muhammad Arozi, Handoyo Putro, Muhammad Fahad Abdullah, Muhammad Robbi, Dhanu Syahputra, Arif Budiyono (BELAKANG); Akhmad Prasetyo Wiguno, Sendy Pratama, Obet Rivaldo Yulius, Juan Hapsara Aditama, Gideon Marshell Clementino Huwae, Sadly Ahmad, Afrizhan, Firman Djafar, Alfian Agung Prastyo, Amarzukih (TENGAH); Abdul Gani Lukman, Gatot Wahyudi, Qischil Gandrum Miny, Mochammad Solechudin, Iqmal Nur Samsu, Arif Yanggi Rahman (DEPAN)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Kalahkan Olympique Lyon, Bayern Munchen Lawan PSG di Final Liga Champions

Heboh Invasi Pemain Muda Brasil, Ada proyek Naturalisasi Besar-besaran Timnas Indonesia U-19 untuk Piala Dunia U-21?