in ,

Kilas Balik : Futsal Indonesia dimulai era Reformasi, peringkat 2 “Google Trend” pada 2015

Sejarah Futsal

Timnas Futsal Indonesia pertama, pada tahun 2002/istimewa

Padang, bolabeten – Permainan futsal dimulai di tanah air sekitar 1998 sampai tahun 1999. Pada tahun 2000 futsal makin dikenal oleh masyarakat Indonesia. Dan mengalami perkembangan pesat di tahun 2015, dengan bermunculannya sekolah-sekolah futsal serta lapangan futsal komersil di kota se-Indonesia.(sampai sekarang-2020)  .

Pada tahun 2015 itu pula, dari data google trend, bahkan Indonesia menduduki peringkat ke 2 di dunia untuk negara dengan pencarian kata kunci futsal terbanyak.

Namun secara resmi sejarah Futsal Indonesia dimulai pada tahun 2002 ketika Indonesia di daulat AFC (Asian Football Confederation) untuk menyelenggarakan putaran final kejuaraan futsal tingkat Asia di Jakarta, tanggal 22 sampai dengan 30 Oktober 2002.

Kejuaraan AFC tahun 2002 ini adalah penyelenggaraan ke-4 sejak pertama kali diadakan tahun 1999 di Malaysia.

Seluruh pertandingan Futsal digelar di Istora Senayan Jakarta. Turnamen ini dimenangkan Iran. Sedangkan Indonesia hanya mampu meraih 1x kemenangan dan 1x seri dari 4 pertandingan. Gagal di babak penyisihan grup.

Sekarang ini, Federasi Futsal Indonesia (FFI) adalah badan resmi di bawah PSSI yang menangani futsal di Indonesia. FFI adalah perubahan nama dari AFI (Asosiasi Futsal Indonesia), yang sebelumnya dibentuk karena pembubaran Badan Futsal Nasional (BFN).

FFI dipimpin oleh Hary Tanoesoedibjo. FFI bertanggung jawab untuk menyelenggarakan kompetisi futsal nasional, Profesional (Liga Futsal Profesional) dan Amatir (Liga Futsal Nusantara) serta Tim Nasional Futsal Indonesia.

Timnas sendiri mencatatkan 14 kali tampil di Kejuaraan Futsal AFF. Serta 9 kali mengikuti Kejuaraan Futsal AFC.

Prestasi tim ini adalah menjuarai Kejuaraan Futsal AFF 2010. Sementara di Sea Games, Timnas baru meraup tiga kali medali perunggu di tahun 2007, 2011 dan 2013.

 

Lalu siapa pembawa futsal ke Indonesia ?

Berbicara tentang perkembangan futsal di Indonesia, tak bisa lepas dari nama beberapa orang yang layak berjasa.

– Alm. Ronny Pattinasarani. Mantan pesepakbola dan kapten Timnas Indonesia. Ia pantas disebut sebagai pelopor dan pengembang futsal di Indonesia. Beliau adalah pelatih dan orang lapangan yang langsung terjun ke masyarakat untuk memperkenalkan futsal.

Bung Ronny (panggilan akrabnya) pernah mengikuti Coaching Clinic Futsal di Malaysia pada tahun 2000 atas instruksi dari PSSI.

Sejak saat itu lah, beliau mulai menyebarkan dan memperkenalkan futsal di berbagai kalangan terutama di SSB dan para pemain timnas. Selain sebagai pejuang sepak bola, Ia telah berjasa dalam melatih pemain futsal di usia muda.

Dia pun menunjukkan dedikasinya pada olahraga futsal dengan mendirikan Badan Futsal Nasional (BFN). Tidak salah jika ia dijuluki sebagai Bapak Futsal Indonesia.

– Alm. Wandy Batangtaris. Adalah salah seorang anggota Komite Futsal FIFA dan Ketua Komisi hubungan luar negeri pada era Azwar Anas. Peran beliau terhadap perkembangan Futsal di Indonesia sangat penting dengan mendorong PSSI mengembangkan futsal.

Selain itu, Wandy Batangtaris juga berperan penting dalam pengadaan peralatan futsal di Indonesia seperti bola dan bahan lapangan futsal karena pada saat awal perkembangan futsal barang-barang ini sulit didapat di dalam negeri.

– Justinus Lhaksana. Sosok yang menjabat sebagai pelatih timnas futsal Indonesia pada tahun 2004-2007. Pria kelahiran 28 Juli 1967 ini pernah tinggal di Belanda selama 15 tahun dan memegang sertifikat kepelatihan futsal dari KNVB (Asosiasi Sepakbola Belanda) serta pernah melatih klub divisi utama negeri kincir angin ini.

Di masa kepemimpinan Justin, timnas Indonesia pernah meraih prestasi Internasional dengan memperoleh medali perunggu pada Sea Games XXIV-2007 di Thailand.

Sebenarnya masih banyak orang-orang yang berjasa mengembangkan futsal di Indonesia. Yang paling menonjol ke-3 orang tersebut (*)

sumber : berbagai daftar pustaka di internet

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Kilas Balik : Futsal Dunia bermula tahun 1930, berkembang pesat di seluruh penjuru Bumi

Brilian, Milan Permalukan Lazio 3-0 di Olimpico