in ,

FEATURES: Seleksi nasional Timnas U16, duo PSTS U15 tikam jejak para senior

Imam dan Dika meretas mimpi memakai jersey garuda di dada

Imam dan Dika, dua pemain SSB PSTS U15 tahun

Oleh: ADRIL MY
(17560-PWI/WDa/DP/I/2020/14/09/76)

Andika Yonaldi dan Imam Maulana, duo pemain asal Sekolah Sepak Bola (SSB) PSTS Tabing Padang mendapatkan kesempatan besar dalam karirnya, menembus Tim Nasional Indonesia U16.

Dika (gelandang bertahan) dan Imam (bek tengah) plus Ikram Al Ghiffari (penjaga gawang/SSB Remaja Tarusan-Pessel), Sukrozan Naflis (bek kiri/SSB Liberty-Payakumbuh), dipastikan jadi wakil Sumatera Barat dalam kompetisi pencarian calon pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia U16 tahun 2021.

Tertera nya nama mereka dalam surat PSSI bernomor 3929/PGD/160/IV-2021, tertanggal Jakarta 16 April 2021, ditandatangani oleh Plt. Sekjen, Yunus Nusi, perihal: Pemanggilan Seleksi Pemain Tim Nasional Indonesia U16 Putra dengan alamat surat kepada Asosiasi Provinsi PSSI Sumatera Barat, Bpk. H. Indra DT. Rajo Lelo, SH, MM, berdasarkan hasil dari seleksi regional Asprov di Pekanbaru, Riau, pada Jum’at-Sabtu (2-3 April) yang dilakukan oleh Firmansyah, Sahari Gultom dan Philip Hansen.

Seleksi regional Asprov selama dua hari yang bertempat di lapangan klub Tiga Naga Pekanbaru, dilalui pesepakbola kelahiran 2006 itu. Kelanjutan dari tahapan sebelumnya, seleksi tingkat Askot/Askab PSSI di Sumbar, kemudian tingkat Asprov Sumbar hingga regional Asprov di Sumatera.

Tiga tahapan dilakoni untuk sampai ke seleksi nasional. Umpama tangga, seleksi nasional jadi undakan keempat bagi “nak bujang jolong gadang“. Menaiki satu per satu anak tangga, mewujudkan mimpi memakai jersey garuda di dada.

Dika dan Imam (lingkar merah) ketika PSTS U15 juara 3 di katapolos com U16

Imam dan Dika, tikam jejak para senior

Spesial untuk duo SSB PSTS Tabing, Andika dan Imam. Menikam jejak para senior yang pernah menempa bakat dan talenta di lapangan sepakbola sendiri di markas klub yang cukup berpengaruh di Kota Padang sejak dulunya.

Tercatat, Ronaldo Eko Yulianto (Kalteng Putera, SPFC), Gitra Yuda Furton (Arema FC, Martapura FC, Persibat, Persik, PS TNI, SPFC) ataupun Bobby Satria (Muba Babel, Kalteng Putra, Mitra Kukar, Sriwijaya FC, Bali United, PSPS, Bhayangkara, Persita) dan M. Fauzan Jamal (Kalteng Putra, PSM, Persela, Bhayangkara, Persebaya, Persijap, Persidafon, SPFC). Ataupun Arif Satria (Persebaya, Persela, PSP, SPFC) dan M. Amar Prayogi (SPFC), pernah ikut menempa diri dengan PSTS. Kemudian mencuat ke pentas sepakbola nasional, Liga Indonesia.

Di masa lalu, Andre “Kessack” Syarifuddin, Tommy Pranata serta banyak yang lainnya, pernah dan sempat pula menjalani rutinitas pesepakbola mereka di lapangan yang berada di kawasan SMP Negeri 13 Padang itu.

Dulu yang berlalu, serupa “setiap orang ada masa nya dan setiap masa ada orang nya”. Kini menghampiri Imam dan Dika.

Ada spirit PSTS, hendaknya mendorong kedua pemain muda ini agar mampu menguak pintu karir ke tahapan yang lebih tinggi. Tak dipungkiri jalannya masih teramat panjang. Seleksi nasional bukanlah hal yang mudah. Ribuan pesepakbola dari seluruh tanah air menjadi pesaing yang teramat banyak untuk dihadapi.

Tapi, bukanlah tidak mungkin. Langkah telah diayun sejak kanak-kanak. Berpantang surut, semangat menolak menyerah, wajib menyala selalu.

Dika (berdiri kiri gambar) dan Imam (berdiri kanan gambar) bersama SSB PSTS kelahiran 2006-2007

ANDIKA YONALDI. Menyusuri perjalanan singkat unjuk bakat dan talenta sepakbola pelajar SMP 13 asal Lubuk Alung, Padang Pariaman, berawal dari SSB Sungai Abang, Lubuk Alung. Kelahiran 1 Januari 2006, pertama kali latihan sepak bola pada usia 8 tahun. Kemudian pindah ke SSB PSTS Tabing, sekira tahun 2018.

Bersama PSTS, sejumlah kompetisi dan turnamen usia dini/muda diikuti. Pernah ke Thailand terpilih masuk ke dalam program AIA, 100 anak berbakat seluruh Indonesia, hingga bergabung dengan PSP Padang U15. Dika sekarang magang di Tim PPLP Sumbar.

IMAM MAULANA SYAPUTRA. Pelajar SMP Negeri 2 Pariaman, kelahiran 6 April 2006 ini, Di usia dini, mengasah diri di SSB Tabuik Piaman, 2017-2019. Lanjut ke SSB PSTS pada 2019 lalu. Berbagai prestasi juga disabet pemain berkarakter lugas ini.

Dengan PSTS U15. Imam dan Dika berkompetisi di Liga Anak Kota Padang. Keduanya jadi pilar dan ikut membawa PSTS bertengger di pucuk klasemen. Di sela Liga Anak Kota Padang, Dika dan Imam turut membawa PSTS tampil sebagai juara 3 di turnamen usia muda katapolos com U16, (Januari 2021), yang diinisiasi wartawan olahraga (SIWO PWI Sumbar).

Pada 24-25 April mendatang, Dika dan Imam akan berjuang kembali. Kali ini, kesempatan emas dipanggil PSSI mengikuti seleksi nasional gelombang kedua hasil saringan seluruh Asprov di Indonesia.

Disiplin, mandiri, cepat beradaptasi, fokus dan konsentrasi, serta percaya diri dengan kemampuan sendiri, bisa jadi kunci kedua anak asuh Iwan Purwanto, Haryoni Chan dan Fandi Rama ini saat menjalani seleksi nantinya. Doa menyertaimu. Ayoo.. berjuang !

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Piala Menpora: Kalahkan PSM Makassar melalui Adu penalti, Persija ke Final

European Super League “Meledak”, Kompetisi Baru Hanya untuk Klub Top Eropa