in , ,

SukaSuka

Elegi Eks Kiper Semen Padang FC Di Masa Covid-19, Perdana Berpuasa dan Lebaran Ditemani Istri dan Bersiap Menjadi Bapak

Mukhti Alhaq

Mukhti bersama istri tercinta, Yessy/istimewa

Padang, bolabeten – Hari raya lebaran, Idul Fitri 1441 Hijriyah di tahun 2020 ini menjadi sangat spesial bagi Mukhti Alhaq, kiper klub Liga 2 Indonesia.

Situasi dan suasana berbeda dirasakan serta mesti dijalani penjaga gawang Eks. Semen Padang FC asal Kabupaten Limapuluh Kota. Selain masa sulit karena pandemi Covid-19. Untuk pertama kali, Mukhti melakoni kehidupan rumah tangganya dengan seorang wanita bernama Yessy yang dinikahi pada awal November 2019 lalu.

“Tahun ini bahagia dan bercampur sedih. Bahagianya bulan Ramadhan sekarang, untuk pertama kalinya saya beribadah puasa ditemani istri. BerkahNYA sudah menjadi kepala rumah tangga dan suami. Bisa bersama-sama dengan istri di rumah sepanjang puasa karena kompetisi istirahat karena pandemi Covid-19,” ujarnya kepada bolabeten, Sabtu malam (24/5/2020).

“Sedihnya, karena corona ini. Karir sepakbola sebagai sumber penghidupan rumah tangga harus terpending,” sambung pria 26 tahun itu.

Mukhti mengakui ada gangguan dalam mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga. Tapi ia tetap bersyukur, ikhlas dan ikhtiar menerima situasi dan kondisi sekarang. Tidak menyesali apa yang terjadi. Semua merupakan ketentuanNYA. Ia menjadi lebih dewasa. Selaku pemimpin rumah tangga, berpikir positif mencari jalan keluar.

“Jadi suami sudah dan Insha Allah dalam waktu dekat jadi Bapak. Istri telah masuk 6 bulan masa kehamilan. Perkiraan Agustus lahirannya. Semoga Allah Subhanna Wa Ta’Alla memberikan kesehatan untuk istri dan anak dikandungannya. Dan dilancarkan nanti persalinannya,” harap Mukhti.

Untuk memperkuat pendapatan. Usaha parfum yang digeluti Mukhti setahun belakangan ini dikombinasikan membantu industri rumah tangga mertuanya, memasarkan produk makanan karupuak jariang (kerupuk jengkol) dan ikan bilih (jenis ikan kecil-kecil).

Ia menyebutkan sebelum puasa pemasaran karupuak jariang banyak yang pesan. Lokal Sumbar dan Luar Daerah banyak yang minat. Tapi sewaktu puasa ini, usaha karupuak jariang terhenti sejenak. Berganti makanan dari ikan bilih dan belut goreng.

“Ketika puasa bisnis ikan bilih, belut goreng dan parfum yang ‘lai rancak jalannyo’ (lancar). Malahan mendekati Lebaran, bisnis parfum banyak pesanan. Alhamdulillah, semuanya wajib saya syukuri, nikmati prosesnya dan ikhlas menjalani,” ucapnya.

Terkait dengan klub, Perserang Serang. Kiper yang turut mengantarkan Semen Padang FC U-21 juara kompetisi usia muda PSSI, ISL U21-2014, memaparkan berjalan lancar dan bagus.

“Komunikasi sejauh ini bagus dan lancar. Gaji pun juga masih diterima. Saya melihat semua yang terjadi ada hikmahnya. Mudah-mudahan kondisi sekarang cepat membaik dan kompetisi segera dimulai lagi, Aamiin,” tukasnya.

Mukhti yang menetap di Kota Sawahlunto (rumah mertua) menuturkan akan pulang kampung ke Batu Hampa, Kabupaten Limapuluh Kota, mengunjungi orang tua dan keluarga besar pada hari kedua Lebaran.

Ia akan mematuhi protokol kesehatan, physical distancing selama pulang ke kampung. Cukup berada di rumah orang tua saja dan tidak kemana-mana.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri. Semoga Allah memberikan berkah kesehatan dan panjang umur sehingga kita dapat dipertemukan kembali di bulan suci Ramadhan tahun depan. Aamiin, aamiin Yaa Robbal Alamiin, Minal aidin walfaizin,” ucapnya mengakhiri pembicaraan.

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Mukhti Alhaq Dikirimi THR Ketua Askab PSSI Kerinci Sebagai Wujud Kepedulian Untuk Pemain, Pelatih dan Offisial Tim di Piala Gubernur Jambi Cup, Januari Lalu !

Pulang Ke Surabaya Sebelum PSSB Jakarta, Evan Dimas Senang Nikmati Lebaran di Kampung Halaman