in ,

Dinihari Nanti, Barcelona vs Napoli dan Bayern vs Chelsea; Mencari Dua Pemilik Tiket Terakhir Perempatfinal Liga Champions

Padang, bolabeten – Dua laga babak 16 besar Liga Champions, akan tersaji dinihari nanti. Duel ini menjadi laga meemperebutkan dua tiket perempatfinal tersisa. Napoli menjadi ancaman bagi reputasi Barcelona di Liga Champions, dan Bayern akan diuji oleh Chelsea.

Barcelona menjamu Napoli pada pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Camp Nou, Minggu (9/8) dinihari WIB. Tuan rumah minimal hanya perlu bermain imbang 0-0 pada laga kali ini, atau memenangi pertandingan krusial itu guna melenggang ke perempat final dengan percaya diri.

Meski demikian, di Liga Champions musim ini Napoli punya catatan apik yang bisa membuat Blaugrana ekstra waspada. I Partenopei tidak terkalahkan dalam tiga laga tandang Liga Champions 2019/2020 dengan sekali menang dan dua kali imbang.

Kondisi internal tim asuhan Gennaro Gattuso itu juga relatif lebih baik dibandingkan dengan Barcelona. Jika sampai gagal ke delapan besar Liga Champions musim ini, reputasi Barcelona sebagai salah satu klub besar Eropa bisa tercoreng.

Pasalnya, dengan tersingkir oleh Napoli, hasil itu akan jadi yang pertama kalinya bagi Barcelona gagal ke perempat final Liga Champions setelah 12 musim, menurut laporan Squawka. Terakhir kali klub asal Catalunya itu kandas di babak 16 besar Liga Champions pada musim 2006/2007 setelah kalah produktivitas gol tandang dari Liverpool dalam agregat 2-2.

Dalam laga lain, Pelatih Chelsea, Frank Lampard, mengenang final Liga Champions 2011-2012 menjelang laga melawan Bayern Muenchen. Bayern vs Chelsea merupakan laga leg kedua 16 besar Liga Champions yang akan berlangsung di Stadion Allianz, Minggu (9/8/2020) dini hari WIB.

Chelsea akan melakoni misi berat karena harus menang dengan selisih minimal empat gol untuk lolos ke perempat final. Hal itu tidak lepas hari hasil leg pertama di mana Chelsea dipermalukan Bayern Muenche 0-3 di Stadion Stamford Bridge.

Lampard pernah berada dalam posisi di mana Chelsea harus mengalahkan Bayern Muenchen di Stadion Allianz untuk mendapat kejayaan di Liga Champions. Baca juga: Bayern Muenchen Vs Chelsea – Dulu Ketat, Sekarang Beda Kelas Momen itu terjadi pada final Liga Champions 2011-2012. Lampard saat itu tampil menjadi kapten dan berhasil memimpin Chelsea mengalahkan Bayern Muenchen 5-4 dalam drama adu penalti.
Mengenang momen tersebut, Lampard menilai keberhasilan Chelsea saat itu tidak bisa dijadikan bahan motivasi untuk anak asuhnya sekarang. Lampard hanya berharap anak asuhnya tetap optimistis karena peluang untuk lolos masih ada meskipun terbilang sangat kecil.(*)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Ongen Saknosiwi, Anggota TNI Juara Dunia Tinju dari Pulau Buru; “Saya Ingin Bertarung di Las Vegas”

Features: Swiss 1954, Kisah Wartawan Indonesia Pertama Meliput Piala Dunia