in ,

SukaSuka

“Dembele” Sumbar Pulih Dari Cedera, Aidil Usman Diarra Terima DP Kontrak dari Salah Satu Tim di Jawa Timur

Sepakbola Sumbar

Diarra (PSP Padang, jersey kuning kombinasi hitam) dibayangi kapten Persiraja Aceh, Feri Komul (oren)/foto Robbi Malvinas

Padang, bola beten – Aidil Usman Diarra, termasuk salah satu pemain muda potensial asal Sumatera Barat. Mencuat pertama kali sewaktu seleksi pemain Semen Padang Football Academy (SPFA) sekira tahun 2012 silam kala berusia 14 tahun.

Sejak itu, Ia mulai dikenal publik sepakbola Ranah Minang dengan bakat dan talentanya. Cuma saja pemain kelahiran Jakarta 31 Januari 1998 itu baru sebatas membela Semen Padang Remaja. Selebihnya, memasuki usia 15 tahun dan seterusnya, Usman belia memperjuangkan karir di tanah rantau.

Dalam usia sangat muda, blasteran Solok-Mali ini bekerja keras di perantauan. Tercatat menghuni skuad Bhayangkara FC U-19 (Babak 8 Besar Liga 1-U19/2017), Persikabo Bogor dan ikut membawa Persik Kediri (Juara Liga 3 Indonesia 2019) lolos ke Liga 2/2019)

Pemain multi fungsi ini, bermain di posisi gelandang, winger, second striker dan juga striker juga mengalami pasang surut karir. Cedera dan harus bekerja keras memulihkannya.

Salah satunya, cedera yang dialami tatkala dapat kesempatan untuk bela kampung halaman di tim sepakbola Pra PON Sumbar 2019 lalu. Usman tak patah arang. Urung masuk tim Pra PON Sumbar. Ia berbulat tekad sembuhkan cedera.

Dukungan besar dari orang tuanya di Solok. Dan sumbangsih beberapa tokoh pemerintahan Kota Solok dan Pemerintah Provinsi Sumbar yang membantu biaya pemulihannya, Usman menjalani operasi di Jakarta, Universitas Esa Unggul.

Sokongan agency pemain, Muly Munial turut menguatkan hatinya keluar dari beban batin, secepatnya sembuh dari cedera. Enam bulan pemulihan, saat ini ia sudah berlatih kondisi dan kebugaran di kampung halaman, Kota Solok.

Tawaran dan Down Payment Contract (DP) dari Persatu Tuban saat menjalani pemulihan, membubungkan asa Usman Diarra kembali bersemangat lanjutkan misi prestasinya ke level lebih tinggi di pentas sepakbola nasional.

“Alhamdulillah, Allah memberikan jalan NYA. Saya hampir frustasi pas cedera ini. Tapi diberi jalan. Dibantu biaya sama orang-orang yang baik semuanya. Saya takkan lupa jasa-jasa kampung halaman. Bapak Walikota Solok, Bapak Gubernur dan lain-lainya,” jelas Usman kepada bolabeten, Rabu (20/5/2020).

“Alhamdulillah juga cedera sudah pulih. Sekarang berlatih di Solok. Saya juga telah menerima kontrak dari tim Jawa, Persatu Tuban. Kata agen saya, Bapak Muly ada juga salah satu tim Liga 1 ingin meminjam. Sekarang semua tergantung arahan Bapak Muly dan Persatu. Yang jelas saya harus kerja keras perbaiki kebugaran, kondisi, dan sentuhan,” sambungnya.

“Aku telah bekerja keras melawan cidera ini, aku merasa termotivasi. Aku berharap, aku bisa sukses di sepakbola dan bertemu denganmu (Ayahnya di Mali). Ada mukjizat di cidera ini dan jalan menuju sukses, aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan itu. Aku sangat yakin. Dunia berputar dan rezeki berputar juga. Aku yakin sukses, aku yakin !” pungkas Aidil Usman Diarra.

Usman Diarra berjersey Persik Kediri/istimewa

Biodata
NAMA : Aidil Usman Diarra
TEMPAT/TGL LAHIR : Jakarta/31-01-1998
TINGGI BADAN : 180 cm
BERAT BADAN : 70 kg
POSISI : Pemain Tengah dan Depan

Karir
2006 : SSB INDONESIA MUDA
2007 : SSB BAREH SOLOK
2008 – 2011 : SENTRAL SD KOTA SOLOK
2011 : SSB PUTRA WIJAYA
2012 : SEMEN PADANG U16
2013 – 2016 : VILLA 2000 FC
2017 : BHAYANGKARA U19
2017 – 2018 : PSP PADANG
2018 : PERSIKABO BOGOR
2018 – 2019 : PERSIK KEDIRI
2020 – PERSATU Tuban (DP Contract)

Prestasi
– JUARA 1 Liga Pelajar SLTP Se-Kota Solok (2 kali beruntun-SMPN 2 Solok)
– JUARA 1 Piala Putra Wijaya Cup Kota Padang (SSB Putra Wijaya)
– JUARA 1 MUPC Regional Sumatera (Semen Padang Football Academy)
– JUARA 3 Liga Remaja Banten(VILLA 2000 Jakarta)
– JUARA 1 HW CUP Pekalongan (VILLA 2000 Jakarta)
– JUARA 3 Piala Walikota Padang (PSP Padang)
– 8 BESAR LIGA1 U19 (Bhayangkara FC)
– JUARA LIGA 3 NASIONAL (Persik Kediri)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Lumayan untuk Penyambung Nafas, Klub Liga 2 Terima Subsidi Termin Pertama dari PT LIB

Soal pemotongan Gaji Masa Pandemi, Aturan Semena-mena PSSI Tak Pedulikan Kesejahteraan Pemain