in ,

Menyusul Tim PLN Sumbar, Porsep Mundur dari Liga Askot Padang dan Ingatkan Jangan ada Degradasi

Sepakbola Sumbar

Mantan SPFC yang juga banyak bermain di Porsep Liga Askot Padang/foto: Semen Padang Star

Padang, bolabeten – Tim sepakbola amatir milik PT. Semen Padang, Porsep mengambil keputusan mundur dari Liga Askot PSSI Padang setelah tidak mendapat izin aktifitas dari perusahaan semen tertua di Indonesia ini.

Keputusan merujuk kebijakan perusahaan dalam mengantisipasi pandemi Covid-19 yang kembali meruyak saat ini. Langkah Porsep serupa menyusul PLN Sumbar yang telah duluan undir diri.

Diberitakan portal dutametro com, Rabu (9/0/2020), keputusan Porsep yang dihuni para legenda klub Galatama Semen Padang FC, macam Anton Sofnevil, Delfi Adri, Masykur Rauf dan lain-lain diungkap media online tersebut dengan judul, “Satu Persatu Peserta Liga Askot PSSI Kota Padang Mengundurkan Diri“.

“Iya kita terpaksa menarik diri dari Liga Askot PSSI Padang. Tidak mendapat izin dari pihak management untuk melakukan aktifitas latihan,” ujar Anton dilangsir dari Duta Metro.

“Bukan kita tak mau melanjutkan kompetisi, tetapi dengan melihat kondisi saat ini, sulit rasanya kami bisa meneruskan kompetisi,” ulas striker “The Class Of 92 SPFC” juara Piala Galatama.

Masykur Rauf (atas dan Anton (bawah)/foto: semenpadang co id dan semenpadang star

Anton menerangkan bahwa Porsep merupakan klub di bawah naungan PT. Semen Padang. Dan tentunya, sesuatu hal harus dibicarakan dan dirumuskan oleh pihak management. Keputusannya adalah management dan official mengambil kesepakatan tidak melanjutkan kompetisi Liga Askot PSSI Kota Padang.

Ditambahkannya, Porsep tidak siap untuk kembali melanjutkan kompetisi tersebab tak adanya persiapan tim. .

“Kita gak pernah latihan semenjak pandemi Covid-19 melanda. Para pemain sudah tidak pernah melakukan aktifitas latihan. Karena kita tak mendapat kan izin dari perusahan,” urai eks. Diklat Padang, PPLP Sumbar sekarang.

Mundurnya Porsep diharapkan oleh Anton, tidak menjadi alasan bagi pihak Askot PSSI Padang meneruskan sistim promosi dan degradasi di akhir kompetisi yang telah bergulir lagi sejak dua pekan lalu.

“Kompetisi Askot PSSI kota Padang tidak lagi menggunakan promosi dan degradasi. Inikan force major. Kurang elok juga kalau PSSI Padang masih melakukan sistem promosi dan degradasi,” tegas anton.

Ia mengambil contoh dari Liga 1 dan Liga 2 2020 yang meniadakan degradasi

“Jadi saya sebagai pengurus Porsep akan menggugat PSSI Padang andai kata degradasi tetap di berlakukan,” terangnya.

“PSSI Kota Padang terlalu memaksakan diri dengan situasi saat ini. Pada hal kita tahu Padang masuk dalam zona merah Covid-19,” pungkas Anton di akhir pemberitaan (*)

sumber: Duta Metro

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Ada Di Balik Layar PSP U-15 Juara Nasional, Tri Gustian Pelatih Terbaik di Momentum HAORNAS 2020 Kota Padang

Persiapan Semen Padang FC Semakin Intensif, Weliansyah Mulai Beri Latihan Taktikal