in , ,

Di Rapat Dengar Pendapat DPRD Sumbar terungkap SK Gubernur tunda Porprov XVI terbit, tanpa duduk semeja dengan Pengprov. Cabor

Rapat Dengar Pendapat DPRD Sumbar soal penundaan Porprov XVI

Padang, bolabeten – Rapat Dengar Pendapat (RDP) tentang penundaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar telah digelar oleh Komisi V DPRD Sumbar dengan Pengurus Provinsi (Pengprov) Cabang Olahraga (Cabor), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar dan Kabupaten Kota, Dispora dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin siang (3/8/2020).

Dalam RDP tersebut, sejumlah pengurus cabor menuntut janji Komisi V DPRD Sumbar untuk mencabut SK Gubernur Sumbar tentang penundaan Porprov. XVI Sumbar 2020 yang dilaksanakan pada 2022.

Ketua Umum Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Sumbar, Yuhendri dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi V DPRD Sumbar di Padang, Senin, mengatakan SK tersebut bukan menunda Porprov 2020 tapi menghilangkan satu periode

“Kalau memang penundaan tentu hanya beberapa bulan saja bukan hingga 2022,” ujarnya.

Ia mengakui Dispora Sumbar telah mengundang Dispora kabupaten dan kota dan memang diputuskan tidak ada anggaran untuk pelaksanaan Porprov. 2021.

Tapi, sesuai rapat terdahulu, Komisi V DPRD Sumbar berjanji menjembatani rapat dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk mencari solusi dan menyiapkan anggaran Porprov 2021 dari APBD Sumbar.

“Kami berharap harusnya kita duduk semeja baru terbit SK. Ini malah tanpa ada kabar pelaksanaan Porprov malah dihilangkan,” tambah dia.

Yuhendri mengatakan telah mempersiapkan atlet sedemikian rupa menghadapi Porprov mulai dari pelatihan berkesinambungan, ikuti pertandingan dan latih tanding

“Ini sudah kita lakukan jika dilaksanakan 2022 tentu akan melemahkan atlet,” ujar dia.

Sementara Ketua Persatuan Tinju Nasional (Pertina) Sumbar, Togi Paruhum Tobing mengatakan penundaan ini akan melemahkan pembinaan cabang olahraga yang sudah berjalan dengan baik.

“Mari kita dukung bersama olahraga dan dengarkan apa yang disuarakan cabang olahraga. Jangan sampai COVID-19 jadi kambing hitam,” tambah dia.

Sementara itu Sekretaris Komisi V DPRD Sumbar, Syahrul Furqon selaku pemimpin RDP didampingi anggota Ismet Amziz dan Ismunandi Sofyan mengatakan Komisi V akan berupaya menjembatani persoalan tersebut.

“Kondisi pandemi COVID-19 yang belum dapat dipastikan kapan berakhir tentu jadi persoalan tersendiri,” katanya.

“Kita tampung aspirasi cabang olahraga ini dan akan kita proses melalui kelembagaan,” kata dia. (*)

sumber : Antara Sumbar

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Semua persoalan penundaan Porprov XVI Sumbar bisa direvisi tapi perlu kesepakatan Gubernur, Bupati dan Walikota

Kemenpora Minta PSSI Transparan soal Kasus Corona di Timnas