in ,

Belum Bisa Pimpin Latihan Persela, Nilmaizar Tetap Pantau tim dan Berikan Program Latihan

Lamongan, bolabeten – Pelatih Persela Lamongan, Nilmaizar belum bisa mendampingi timnya menjalani latihan persiapan lanjutan Liga 1 2020. Walau begitu, Nil tetap memberikan program latihan dan terus memantau timnya.

Nil sendiri dijadwalkan bergabung kembali dengan klub pekan depan. Karena saat ini, pelatih 50 tahun itu masih berada di Payakumbuh. “Ya, saya mungkin minggu depan akan ke Lamongan. Saya sudah komunikasi sama manajemen, Pak Yunan (Manajer Persela) sama Pak Agus (Asisten Manajer Persela) juga,” kata Nilmaizar.

Saat ini, Nilmaizar memang masih berada di kampung halamannya karena ada kepentingan yang tidak bisa ditinggalkan. Meski demikian, Nilmaizar telah memberikan program latihan yang sudah dijalankan sejak Selasa lalu (1/9) hingga satu pekan ke depan.

“Untuk latihan satu minggu ini sudah saya kasih programnya sama tim pelatih secara detail dalam bentuk softcopy, mulai latihan pertama yaitu cooper test, latihan kedua conditional training, dilanjut teknikal taktikal hingga game internal 2 kali 45 menit untuk melihat kondisi fisik, sentuhan bola hingga ritme permainan, setelah para pemain tidak menjalani latihan bersama selama kurang lebih 5 bulan,” terangnya.

Selain telah memberikan program latihan, Nilmaizar juga mengaku menjalin komunikasi secara intensif dengan para asisten pelatih untuk berkoordinasi terkait latihan yang dijalankan.

“Setiap habis latihan, dia (asisten pelatih) kasih laporan. Seperti kemarin nilai cooper test sudah dilaporkan ke saya, kondisinya bagaimana, antusiasme bagaimana, itu dilaporkan setiap habis latihan,” tuturnya.

Melalui koordinasi dengan para asisten pelatih ini, Nilmaizar terus memantau anak didiknya dan apabila diperlukan ia juga memberikan petunjuk tambahan.

“Jadi saya pantau itu, kalau perlu petunjuk saya kasih tambah-tambahan, yang penting inti dari program latihan sudah mereka jalankan,” pungkas Nilmaizar.

Persela Lamongan terus mematangkan diri dengan memaksimalkan waktu latihan jelang bersaing di Liga 1 2020. Persiapan Persela menyambut Liga 1 dinilai cukup terlambat dibandingkan tim-tim lainnya. Laskar Joko Tingkir baru menggelar latihan perdana mulai 1 September 2020 lalu.

Sementara itu, sebagian klub sudah berlatih sejak bulan lalu seperti, Persib, Tira Persikabo, Bali United, dan Arema FC. Dengan demikian, Persela hanya mempunyai waktu sebulan sebelum kick-off Liga 1 pada 1 Oktober mendatang.

Asisten Pelatih Persela, Didik Ludianto menyebut timnya akan berusaha sebaik mungkin untuk memaksimalkan waktu yang tersisa. Agar lebih efektif, tim pelatih akan melakukan beberapa inovasi dan improvisasi agar tim semakin kompak dan solid. Pasalnya, Laskar Joko Tingkir tengah dihadapkan situasi yang buruk dengan menjadi juru kunci Liga 1 2020.

“Jangan bilang persiapan cukup, cukup tidak cukup ya dicukup-cukupkan. Yang terpenting adalah bagaimana dengan sisa waktu yang ada. Persela harus lebih baik dari tahun kemarin,” ucap Didik.

“Saya harus berimprovisasi dan berinovasi agar timnya solid. Alhamdulilah program dari head coach terlaksana dengan baik. Tim masih fokus bagaimana bertahan bagaimana menyerang,” ujarnya.

Dalam waktu terdekat, tim besutan Nil Maizar akan melakukan uji coba guna memantau perkembangan timnya selama berlatih. Akan tetapi, hanya sebatas gim internal, tidak dengan menjajal tim lain.

Diharapkan para pemiain mampu menujukkan penampilan terbaik mereka untuk mengukur kekuatan tim dan bahan evaluasi kedepannya. “Uji coba dengan internal game kita sendiri dengan durasi 45×2,” ujarnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Malam Sabtu ini (5/9) Ujian Pertama Timnas Indonesia U-19 melawan Bulgaria di laga perdana International U-19 Friendly Tournament 2020

Belum Diberi Latihan Taktik, Jangan Berharap Banyak pada Timnas Indonesia U-19 Hadapi Bulgaria Malam Ini