in ,

Batal ke Italy, Seleksi Timnas Pelajar U-15 2020 dilanjutkan, (25/8 dan 31/8), 9 pesepakbola “The Specially Class of Sport” SMPN 1 Solo Optimis diangkut ke Jepang dan Turki

Wajah-wajah Skuad Timnas Pelajar U-15 tahun lalu/foto: Top Skor

Solo, bolabaten – Tim Nasional Pelajar U-15 Indonesia bentukan Kemenpora RI kembali melanjutkan aktifitas pencarian 22 pemain yang akan bertanding ke luar negeri, tahun depan 2021.

Setelah pada 8 – 12 Maret 2020 terhenti usai seleksi tahap 1 di Stadion Sriwedari, Solo, Tim pelatih Timnas Pelajar U-15, akan menyeleksi lagi 60 pemain hasil seleksi tahap pertama di Palembang, Selasa 25 Agustus dan Senin 31 Agustus 2020.

Itu disampaikan pelatih Timnas Pelajar U1-5 Gendut Doni Christiawan setelah pihak Kemenpora RI membatalkan program menimba ilmu ke Italia karena Covid-19 dan akan menggantinya dengan pergi ke Jepang atau Turki.

“Batal berguru ke Italia karena pertimbangan pandemi corona. Tapi Kemenpora tengah menjajaki negara lain yang punya kualitas sepak bola mumpuni sekaligus relatif aman dari persebaran Covid-19,” ujar Gendut dilangsir dari solopos, Selasa (25/8).

“Kemenpora menyampaikan antara Jepang atau Turki, saat ini masih dikaji. Keberangkatannya kemungkinan tahun depan,” tutur Gendut melanjutkan.

“Dan kami akan memilih 22 pemain terbaik yang akan menimba ilmu di luar negeri,” jelas Gendut

Lebih lanjut, Gendut berharap ada uji coba dengan tim selevel sebelum skuadnya terbang ke Jepang atau Turki. Dia menyebut sebagai pengganti batalnya rencana pemusatan latihan dan uji coba yang telah disusun karena pandemi.

“Termasuk lawan Timnas U-16 bentukan PSSI juga batal. Kami tetap berharap ada beberapa uji coba sebelum tim ke luar negeri,” ujarnya.

Dilain hal, 9 pemain jebolan The Specially Class of Sport (Kelas Khusus Olahraga-KKO) SMPN 1 Solo turut masuk gerbong seleksi tahap kedua.

Pembina KKO SMPN 1 Solo, Sugeng Hariyadi, optimistis ke-9 anak didiknya bakal terpilih dalam skuad final Timnas Pelajar U-15.

Sugeng mengatakan selama ini para pemain tersebut berlatih secara rutin untuk menjaga kondisi jelang seleksi tahap kedua.

“Latihannya langsung dipantau tim pelatih KKO, Pak Atik dan Pak Riyanto. Kami yakin mereka bisa bersaing,” tukas Sugeng. (*)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Diego Maradona Kenang Bermain lawan Timnas Indonesia di Piala Dunia Remaja 1979

Waspadai “Cluster Covid” di Sepakbola, Liga Internal Antar Klub Anggota pada salah satu daerah Provinsi di Indonesia Disarankan Untuk Ditunda