in ,

 Antonio “Toyo” Claudio;  Bermula dari Ranah Minang dan Jadi “Tonggak Tuo” Pertama, Kini Tersangkut di Bali United

Siapa tak kenal Antonio Claudio di sepakbola Indonesia. Pria Brasil yang akrab disapa Toyo itu semakin memantapkan diri mengadu nasib di dunia kepelatihan di Indonesia.

Foto iconik Antonio Claudio saat membawa Semen Padang FC promosi ke Liga Super tahun 2010. (foto: ist)

Padang, bolabeten – Siapa tak kenal Antonio Claudio di sepakbola Indonesia. Pria Brasil yang akrab disapa Toyo itu semakin memantapkan diri mengadu nasib di dunia kepelatihan di Indonesia.

Paling anyar, Bali United resmi memakai jasa pria 47 itu sebagai asisten pelatih, menggantikan Eko Purdjianto yang hijrah sebagai pelatih kepala Persis Solo. Ia ditugaskan mendampingi pelatih kepala, Stefano “Teco” Cugurra.

“Ya, dia (Antonio Claudio) akan bantu tim sebagai asisten pelatih. Saya pernah kerja sama dengan dia waktu di Chiangrai United, Thailand dan Persija Jakarta,” kata Teco dilansir situs resmi klub.

Berbicara tentang lelaki bernama lengkap Antonio Claudio Jesus de Olievera itu, dalam hal kaitan dengan sepakbola Indonesia, maka dia tak bisa lepas dari sepakbola Sumatra Barat, khususnya Semen Padang Fc dan PSP Padang.

Walaupun dia sudah bermain di banyak klub Indonesia, seperti Persija Jakarta, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Persibom Bolmong, Persih Tembilahan, sampai Villa 2000, tapi petualangannya bermula dari Ranah Minang.

Karena klub pertamanya di Indonesia adalah Semen Padang FC tahun 1994/1995, ketika usianya baru 21 tahun. Setelah itu dia memperkuat PSP Padang tiga musim berikutnya.

Kiprahnya itu membuat dia pemain asing pertama yang mendapat julukan keramat “tonggak tuo”. Karena sebagai center bek, dia memang tangguh dan kokoh, ibarat tonggakl tuo Rumah gadang. Pemain setelahnya yang juga mendapat julukan itu, ada Renato Elias dan David Pagbe.

Capaian paling dikenang dari Toyo, menjadi pilar utama PSP Padang ketika promosi ke kasta tertinggi pada 1996. Kemudian, Toyo adalah kapten Semen Padang ketika pertama kali menembus Liga Super Indonesia pada 2010.

Namun, pencapaian terbaiknya adalah saat meraih trofi juara Liga Indonesia ketika berkostum Persija Jakarta pada musim 2000-2001. Dia juga menjadi kapten tim “Macan kemayoran” saat itu, sehingga orang menyebutnya juga legenda Persija.

Kini pria berisitrikan wanita Minang ini, fokus di dunia kepelatihan. Saat ini, Antonio Claudio masih dalam proses untuk mengantongi lisensi kepelatihannya B AFC. Dia baru saja menjalani kursus modul kedua di Padang, .Bali United kini menjadi tempat dia mengaplikasikan ilmu kepelatihannya. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Mantan Semen Padang FC Gabung Sriwijaya FC; Saya Dihubungi Langsung Nilmaizar

Hasil Liga Champion Tadi Malam: Bayern Tumbang di Kandang, Chelsea Benamkan Porto