in ,

Aneh, Pelatih Juara AFF U-19 Sebut Pelatih yang Mengalahkan Jerman di Piala Dunia Hilang Kepercayaan Diri

Jakarta, bolabeten – Direktur teknik PSSI Indra Sjafri menyebut pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong mulai kehilangan kepercayaan diri, sehingga mengeluarkan pernyataan yang mengkritik kebijakan organisasi sepakbola nasional tersebut kepada media di negaranya.

Indra yang prestasinya sebagai pelatih baru sekelas Asia Tenggara, itupun juara Piala AFF U-19, dinilai aneh jika mengatakan pelatih sekelas Shin Tae-Yong seperti pelatih kaleng-kaleng saja. Padahal reputasi Shin Tae Yong segudang prestasi, misalnya juara Liga Champions Asia, juara Piala Asia U-20, tampil di Piala Dunia 2018 pelatih Timnas negaranya, salah satunya mengalahkan juara bertahan Jerman.

Menurut Indara, sejak awal PSSI tidak menginginkan Tae-yong memegang tiga timnas sekaligus. Selain menangani timnas senior untuk laga sisa kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Piala AFF 2020, Tae-yong juga menjadi mentor timnas U-19 dan U-16 yang akan berlaga di Piala Asia kelompok umur.

Kendati demikian, Tae-yong tgetap memaksakan agar dirinya menangani ketiga timnas itu. Pelatih berusia 50 tahun tersebut juga menjanjikan gelar juara Piala AFF. Hanya saja, kepercayaan diri Tae-yong mulai memudar. Indra berkaca dari pernyataan Tae-yong kepada media Korsel belakangan ini.

“Sementara kandidat lain, Luis Milla, tidak bisa menjamin hal itu. Pembohong namanya kalau ada seorang pelatih bisa menjamin juara dalam sepakbola,” cetus Indra dilansir laman PSSI.

“Dia ini sebenarnya banyak alasan saja, karena tak yakin bisa memenuhi target berat yang dibebankan federasi kita. PSSI ingin timnas senior Juara Piala AFF 2020, memperbaiki peringkat FIFA, serta timnas U-19 berprestasi di Piala Dunia U-20 2021.”

Indra menambahkan, pernyataannya ini bukan sekadar mencari pihak yang salah atau benar. Menurutnya, ketua umum PSSI Mochamad Iriawan sudah bersabar menghadapi prilaku Tae-yong.

“Semua itu dilakukan Pak Ketum untuk kemajuan timnas kita, termasuk memberikan wewenang sangat berlebih kepada Shin untuk menangani hampir semua level timnas, dari timnas Senior, U-23 dan U-19,” beber Indra.

“Kami tadinya menghormati Shin, tapi lama-lama yang bersangkutan bersikap seenaknya sendiri. Dalam rapat yang dibuka oleh Ketua Umum PSSI, Shin tampak seenaknya rapat sembari mengemudikan mobil, menggunakan ponsel kencil. Sementara para pengurus PSSI mengikuti rapat dengan serius di tempat duduk masing-masing.”

Indra menambahkan, seharusnya Tae-yong diagendakan menjalani rapat virtual dalam pekan ini. Tapi mantan pelatih Korsel di Piala Dunia 2018 itu membatalkannya dengan alasan tidak masuk akal.

“Alasannya dia ada janji melihat resort. Ini menunjukkan ketidakprofesionalan dia. Apalagi dia tetap kami gaji sangat besar lho, meski selama masa COVID-19 dipotong 50 persen. Ini kok diajak rapat susah sekali,” ucap Indra.(*)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Amatiran! Shin Tae-yong Kecam Indra Sjafri: Jelas Bersalah, tapi Bersikap Seolah tak Punya Salah Apa-apa

Kalang Kabut Carikan PAD Pemprov Sumbar di era Covid-19, Pengelola GOR benahi estetika Stadion bersama Jotun