in ,

60 klub anggota mendaftar, Asprov PSSI Jatim tunggu koordinasi Gugus Tugas Covid-19 sebelum gelar Liga 3 2020

Liga 3 2020

Rapat daring Asprov PSSI Jatim terkait gelaran Liga 3 2020/situs PSSI Jatim

Surabaya, bolabeten – PSSI Jatim telah menindak lanjuti instruksi dari SK PSSI terkait gelaran Liga 3 2020 di masing-masing zona provinsi dengan menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco) secara daring (Dalam Jaringan) pada awal Juli 2020 lalu.

Rapat daring diikuti Ketua Asprov PSSI Jatim, Ahmad Riyadh, Wakil Ketua Wardy Azhari Siagian, serta lima anggota Exco, Cholid Ghoromah, Cholid Abubakar, M. Farid, Rita Triana, H. Thoriq.

Rapat memutuskan akan berkonsultasi dan berkoordinasi lebih dulu dengan Ketua Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Jatim terkait perkembangan kondisi pandemi Covid-19 di sana.

“Kami akan berkoordinasi dengan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Jatim, apakah Jatim aman atau memungkinkankah untuk menggelar kompetisi Liga 3. Itu yang harus kami mendapatkan kejelasan lebih dulu karena kalau melihat situasi terkini, Jatim masih menjadi provinsi dengan jumlah kasus Covid terbanyak di Indonesia,” ujar Ahmad Riyadh UB, Ph.D.

Di informasikan situs resmi PSSI Jatim, saat ini sudah ada 60 klub yang mendaftar untuk ambil bagian di kompetisi regional Jatim tersebut. Namun, jumlah itu belum fix karena mereka masih harus verifikasi untuk menentukan mereka memenuhi persyaratan atau tidak.

Bukan hanya harus memenuhi persyaratan normatif yang sudah ditentukan bagi calon peserta kompetisi, tapi mereka juga harus melampirkan surat izin menggelar pertandingan di kotanya masing-masing dari Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 di kabupaten/kotanya.

“Kalau tidak mendapatkan izin, mereka tentu tidak bisa mengikuti kompetisi karena pertandingan akan digelar home tournament,” tambah Riyadh.

“Kalau tidak diizinkan Gugus Tugas, PSSI Jatim akan melaporkan ke PSSI Pusat bahwa tidak bisa menggelar kompetisi,” jelasnya.

Riyad menambahkan, jika diizinkan dengan syarat harus menjalankan protokol kesehatan Covid-19, Asprov juga harus koordinasi dengan sponsor.

“Era Pandemi sekarang ini tidak ada apapun yang lebih penting dibanding nyawa. Karena itu kami tetap mengedepankan keselamatan dan kesehatan pesepakbola, pelatih, wasit dan semua stakeholder sepakbola di Jawa Timur,” tambah Riyadh. (*) sumber : website Asprov Jatim

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Federasi katakan Liga 3 2020 digulirkan, Asprov PSSI se-Indonesia minta Subsidi untuk test Covid-19

Elkan Baggot, “Bule” yang Dipanggil Timnas U-19; Ayah Inggris, Ibu Indonesia, Lahir di Thailand